Akreditasi ACQUIN Perkuat Standar Internasional Prodi Ilmu Komunikasi Unesa
ikom.fisipol.unesa.ac.id., Surabaya — Program Studi Ilmu
Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memperkuat posisi akademiknya di
tingkat internasional setelah memperoleh pengakuan akreditasi dari ACQUIN
(Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute). Capaian ini
menjadi bagian penting dari upaya Prodi Ilmu Komunikasi dalam memastikan
penyelenggaraan pendidikan, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat terus berkembang sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi yang
berlaku secara internasional.
Pengakuan dari ACQUIN sekaligus menunjukkan bahwa
pengembangan Program Studi Ilmu Komunikasi tidak hanya diarahkan pada
pencapaian indikator mutu secara nasional. Lebih dari itu, proses akreditasi
internasional mendorong program studi untuk melihat penyelenggaraan pendidikan
secara lebih komprehensif, mulai dari tata kelola, kurikulum, proses
pembelajaran, kualitas sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada
masyarakat, hingga sistem penjaminan mutu.
Bagi bidang ilmu komunikasi, penguatan mutu tersebut
memiliki arti yang semakin penting. Perubahan teknologi digital telah mengubah
cara masyarakat memperoleh, memproduksi, dan mendistribusikan informasi.
Kehadiran media sosial, perkembangan industri kreatif, transformasi praktik
jurnalistik, komunikasi strategis, public relations, hingga penggunaan
artificial intelligence (AI) membuat pendidikan komunikasi perlu terus
menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan sosial dan teknologi.
Dalam konteks tersebut, proses akreditasi internasional
menjadi ruang bagi Program Studi Ilmu Komunikasi Unesa untuk melakukan evaluasi
terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan. Evaluasi tersebut tidak
semata-mata berkaitan dengan kelengkapan dokumen, tetapi juga menyangkut
bagaimana program studi memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang
relevan, dosen memiliki ruang untuk mengembangkan kapasitas akademiknya, serta
kegiatan penelitian dan pengabdian memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Kurikulum dan pembelajaran menjadi salah satu bagian penting
dalam pengembangan tersebut. Pendidikan komunikasi perlu membekali mahasiswa
dengan pemahaman teoritis sekaligus kemampuan untuk membaca persoalan
komunikasi yang berkembang di masyarakat. Kemampuan berpikir kritis, literasi
media dan digital, kreativitas, kemampuan melakukan riset, serta kecakapan
memanfaatkan teknologi menjadi bagian yang semakin relevan dalam menyiapkan
lulusan menghadapi dunia profesional dan akademik.
Akreditasi internasional juga memberikan peluang bagi
Program Studi Ilmu Komunikasi untuk memperluas hubungan akademik dengan
berbagai mitra di luar negeri. Ruang kolaborasi tersebut dapat dikembangkan
melalui penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, mobilitas mahasiswa dan
dosen, kegiatan akademik internasional, maupun bentuk kerja sama lain yang
mendukung penguatan kapasitas sivitas akademika.
Capaian ini sekaligus menjadi refleksi atas kerja bersama
seluruh unsur di lingkungan Universitas Negeri Surabaya. Proses akreditasi
melibatkan kontribusi pimpinan universitas, pimpinan fakultas, Program Studi
Ilmu Komunikasi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra
yang memberikan dukungan dalam berbagai tahapan.
Program Studi Ilmu Komunikasi menyampaikan apresiasi kepada
seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses tersebut. Dukungan dalam
aspek akademik, administratif, penyediaan data, pengembangan pembelajaran,
penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penjaminan mutu menjadi bagian
yang tidak terpisahkan dari capaian akreditasi internasional ini.
Bagi Program Studi Ilmu Komunikasi Unesa, pengakuan ACQUIN
menjadi pijakan untuk melanjutkan pengembangan mutu, bukan sekadar pencapaian
yang berhenti pada diperolehnya status akreditasi. Tantangan berikutnya adalah
memastikan standar yang telah dibangun dapat dipertahankan dan diterjemahkan ke
dalam peningkatan kualitas pembelajaran, produktivitas akademik, pengalaman
mahasiswa, serta kontribusi program studi bagi masyarakat.
Dengan pengakuan tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi
Unesa memiliki ruang yang semakin luas untuk memperkenalkan kapasitas
akademiknya di lingkungan internasional. Pada saat yang sama, capaian ini
memperkuat komitmen Prodi Ilmu Komunikasi untuk menghadirkan pendidikan
komunikasi yang responsif terhadap perubahan teknologi, perkembangan industri,
dinamika masyarakat, dan kebutuhan komunikasi pada masa mendatang.