Implementasikan Strategi Brand Activation di Industri FMCG Nasional, Dua Mahasiswa Marcomm UNESA Sukseskan Magang di Kokola Group
ikom.fisipol.unesa.ac.id., Gresik - Relevansi kurikulum akademik dengan dinamika industri nyata menjadi kunci utama dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di pasar kerja global. Menjawab tantangan tersebut, dua mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) angkatan 2023, Alya Nasyanur Fauzia dan Apta Rejhan Nugraha, telah menempuh program magang intensif.
Dipercaya menempati posisi sebagai Brand & Activity Intern di PT Mega Global Food Industry (Kokola Group), keduanya dituntut untuk mengintegrasikan kemampuan strategis dan eksekusi taktis dalam mengawal rangkaian program brand activation skala nasional. Dua proyek besar yang menjadi fokus utama mereka adalah Edufun East 2026 yang berkolaborasi dengan Jawa Pos, serta persiapan eksibisi tahunan terbesar di Indonesia, Jakarta Fair Kemayoran 2026.
Dalam ekosistem Brand Team Kokola Group, Alya mengambil peran sentral dalam koordinasi strategis lintas divisi, manajemen kampanye digital, hingga pengawalan operasional dan administrasi keuangan pemasaran.
Pada event Edufun East 2026, Alya bertanggung jawab penuh dalam proses kurasi, penyelarasan Scope of Work (SOW), dan peninjauan draft konten untuk 30 KOL dari Jawa Pos. Selain itu, ia juga bertanggung jawab atas pengiriman PR package pada tahap pre-event hingga during event, sekaligus menyusun sheet reporting data insight komprehensif untuk keseluruhan 45 KOL terlibat, baik dari Jawa Pos maupun Kokola.
Peran strategis tersebut kemudian diperluas dalam persiapan Jakarta Fair 2026. Di bawah bimbingan Lead departemen, Alya menyusun Brief KOL secara komprehensif hingga merancang sistem lembar pelaporan (sheet reporting) untuk 180 KOL, yang kemudian diteruskan oleh tim Public Relations selaku pihak eksekutor.
Tidak hanya itu, Alya juga merancang content plan digital terintegrasi untuk akun Instagram resmi @biskuitkokola serta menyusun brief untuk Brand Ambassador nasional, Mamah Dedeh.
Selain berkontribusi pada manajemen event activation, Alya juga mengawal aktivitas corporate branding dan operasional harian perusahaan. Di ranah digital, ia bertanggung jawab atas pemeliharaan situs web resmi korporat yakni kokola.co.id guna memastikan pembaruan informasi produk berjalan selaras dengan pergerakan pasar.
Kompetensi strategisnya juga diuji melalui kolaborasi lintas divisi bersama tim Product Management dan Design untuk mengeksekusi katalog komersial di berbagai jalur distribusi seperti GT dan MT.
Pada sisi operasional bisnis, Alya turut mengawal akuntansi pemasaran (marketing procurement) menggunakan sistem terintegrasi perusahaan untuk memproses pembiayaan iklan media massa, melakukan kendali mutu logistik promosi, hingga mengaudit administrasi finansial rutin yang diteruskan kepada tim keuangan dan pergudangan.
Sementara pada lini kreatif, Alya juga terlibat aktif dalam menerjemahkan konsep pemasaran ke dalam bentuk storyboard visual untuk kebutuhan materi rebranding serta video teaser peluncuran produk baru, salah satunya Marie Susu Madu Kids dan Mini Chips Hooray. Sejalan dengan pengembangan produk tersebut, Apta Rejhan turut memperkuat lini kreatif dengan menyusun brief desain kebutuhan visual dan lirik jingle untuk produk Marie Susu Madu Kids.
Di sisi lain, Apta juga bergerak dinamis pada lini optimalisasi komersial digital sekaligus memegang kendali teknis operasional dalam menerjemahkan konsep brand activation menjadi eksekusi fisik di lapangan. Di ranah e-commerce, Apta secara konsisten mengatur dan mengoptimalkan jadwal program flash sale harian dengan fokus khusus pada aktivitas Live TikTok Kokola Group, sekaligus mengelola seluruh administrasi penjualan dan pelaporan transaksi end-to-end secara menyeluruh dari platform TikTok dan Shopee.
Ketika beralih ke ranah on-site event, peran Apta menjadi sangat krusial dalam menghidupkan suasana eksibisi. Ia bertanggung jawab dalam proses pencarian dan pemberian pengarahan (brief sourcing) kepada vendor untuk pengadaan material fisik serta infrastruktur pendukung yang digunakan pada event Edufun dan Jakarta Fair 2026.
Apta juga bertanggung jawab menyusun brief design dan memproses permintaan pembayaran yang berkaitan dengan kebutuhan komponen interaktif booth, memimpin proses perakitan (assembly) materi permainan (gimmick games), serta bertindak sebagai pelaksana teknis utama di lapangan untuk memastikan seluruh alur aktivasi konsumen berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur perusahaan.
Bersama Alya, Apta terjun langsung sebagai fasilitator aktivasi untuk memastikan setiap pengunjung mendapatkan pengalaman merek (brand experience) yang optimal melalui berbagai aktivitas interaktif yang telah dirancang. Pengalaman empiris yang didapatkan oleh Alya dan Apta selama lima bulan di Kokola Group ini memberikan dampak akselerasi yang signifikan terhadap kesiapan karier profesional mereka.
Terjun langsung dalam industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) Nasional membekali keduanya dengan pemahaman mendalam mengenai perilaku konsumen dan manajemen produk. Aktivitas koordinasi lintas divisi yang intensif serta interaksi dengan pihak eksternal seperti vendor, media massa, dan agensi KOL secara nyata membentuk kompetensi komunikasi bisnis, keterampilan kepemimpinan, dan professional networking yang kokoh.
Selain itu, keterlibatan dalam audit keuangan pemasaran, analisis data insight KOL, hingga administrasi penjualan e-commerce berhasil mengasah ketajaman analisis berbasis data (data-driven marketing) mereka. Melalui portofolio nyata dari tahap pra-acara, pelaksanaan, hingga pasca-acara pada event berskala besar, Alya Nasyanur Fauzia dan Apta Rejhan Nugraha mampu merepresentasikan kualitas mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA yang memiliki daya saing tinggi, kompetensi yang relevan, serta kesiapan penuh untuk terjun sebagai praktisi di industri komunikasi pemasaran.
Penulis: Alya Nasyanur Fauzia & Apta Rejhan Nugraha (Ilmu Komunikasi, 2023)
Editor: Nur Mazidah Agustin N., 2026
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA