Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA Sukses Hadirkan 350 Peserta dalam Whisper of Bloom Vol. 4, Mengusung Flower Party Berkonsep Picnic Summer di Surabaya
ikom.fisipol.unesa.ac.id, Surabaya – Tim Whisper of Bloom dari mata kuliah MICE penjurusan Marketing Communication (Marcom) berhasil menyelenggarakan Whisper of Bloom Vol. 4 di Lagoon Avenue Mall pada Minggu (14/6/2026). Mengusung konsep picnic summer, acara ini menghadirkan pengalaman menikmati bunga melalui berbagai aktivitas interaktif sekaligus berhasil menarik sekitar 350 peserta yang hadir dan memeriahkan kegiatan tersebut.
Capaian tersebut menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bagi tim penyelenggara. Dalam kurun waktu persiapan sekitar dua hingga tiga bulan, tim berhasil mengembangkan konsep, membangun kolaborasi, melakukan promosi, hingga mengumpulkan ratusan peserta untuk hadir secara langsung. Jumlah peserta yang mencapai 350 orang menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap konsep flower party yang dihadirkan.
Whisper of Bloom Vol. 4 dirancang sebagai kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pameran bunga, tetapi juga menghadirkan suasana rekreatif dan interaktif bagi pengunjung. Konsep picnic summer dipilih karena pelaksanaan acara bertepatan dengan bulan Juni yang identik dengan suasana musim panas.
Ketua pelaksana, Ega Ramadhan, menjelaskan bahwa pada volume keempat ini tim menghadirkan sejumlah aktivitas baru untuk memberikan pengalaman yang lebih beragam kepada audiens. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi photobooth, permainan interaktif, hingga sesi yoga pada pagi hari.
“Di Vol. 4 ini kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Kami menambahkan banyak kegiatan seperti photobooth, yoga session di pagi hari agar pengunjung mendapatkan pengalaman yang lebih beragam dibanding volume sebelumnya,” kata Ega selaku ketua pelaksana.
Selain menjadi ruang rekreasi, tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah mengajak para pecinta bunga untuk mengenal dunia bunga lebih luas sekaligus membangun relasi dengan sesama florist maupun komunitas yang memiliki minat serupa. Menurut tim, acara seperti ini dapat menjadi wadah yang mempertemukan individu dengan ketertarikan yang sama dalam suasana yang santai dan menyenangkan.
Whisper of Bloom juga memiliki beberapa pembeda dibanding acara sejenis. Selain mengusung konsep yang matang dengan aktivitas yang beragam, tim menyebut bahwa mereka menjadi salah satu penggagas konsep flower party di Surabaya dan menghadirkan pengalaman yang dikemas lebih menyeluruh dibanding sekadar pameran bunga. Pengunjung tidak hanya menikmati instalasi bunga, tetapi juga dapat mengikuti berbagai permainan serta memperoleh produk dari sponsor yang turut berpartisipasi.
Penyelenggaraan acara ini melibatkan berbagai pihak mulai dari collaborator Kalerose, sponsor, tenant food and beverage, dosen yang turut hadir, hingga para audiens yang menjadi bagian penting dalam kesuksesan acara. Target audiens yang dituju meliputi perempuan, generasi Z, pasangan, hingga keluarga.
Persiapan acara dilakukan selama kurang lebih tiga bulan. Pada bulan pertama, tim berfokus pada proses brainstorming dan pengembangan ide. Bulan kedua digunakan untuk mencari sponsor, tenant, serta mematangkan konsep acara. Sementara pada tahap akhir, seluruh anggota tim memaksimalkan strategi promosi, publikasi, serta pelaksanaan teknis acara hingga akhirnya berhasil menghadirkan ratusan peserta.
Bagi tim penyelenggara, keberhasilan menghadirkan 350 audiens menjadi pencapaian yang membanggakan karena menunjukkan bahwa konsep yang dibangun selama berbulan-bulan dapat diterima dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Capaian tersebut juga menjadi indikator bahwa acara berbasis pengalaman dan interaksi seperti flower party masih memiliki ruang besar untuk berkembang di Surabaya.
Pemilihan sesi yoga sebagai salah satu aktivitas utama dilakukan karena tren yoga yang sedang diminati sekaligus keinginan tim untuk menghadirkan pengalaman berbeda di luar konsep flower party. Selain itu, beberapa sponsor yang terlibat juga memiliki kesinambungan dengan aktivitas tersebut. Lokasi Lagoon Avenue Mall yang memiliki area hijau dan suasana terbuka dinilai mendukung pelaksanaan sesi tersebut.
Menurut tim Whisper of Bloom, kegiatan seperti ini penting di tengah kehidupan masyarakat urban yang cenderung didominasi aktivitas monoton. Kehadiran aktivitas kreatif dan rekreatif dinilai dapat menjadi alternatif hiburan yang memberikan manfaat lebih bagi pengunjung, seperti membantu mengurangi stres, mendukung kesehatan mental dan psikologis, serta memberikan pengalaman visual melalui keindahan bunga.
Keberhasilan penyelenggaraan Whisper of Bloom Vol. 4 juga didukung oleh komunikasi yang intens antar anggota tim selama proses persiapan. Ke depan, mereka berharap acara ini tidak berhenti pada volume keempat, tetapi dapat terus berkembang dengan konsep yang lebih segar dan menghadirkan pengalaman yang semakin spektakuler bagi masyarakat.
Reporter: Kerenhapukh, 2026
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA