Terjun dalam Campaign Surabaya Tourism Awards 2026, Dua Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA Bangun Awareness Publik bersama Harian Disway
ikom.fisipol.unesa.ac.id., Surabaya - Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) angkatan tahun 2023, Yasmin Tsuroyya dan Wara Cera Keny, sukses menyelesaikan program magang di Harian Disway. Keduanya dipercaya untuk mengelola produksi konten digital, media sosial instagram, hingga menjadi bagian dari kampanye Program Surabaya Tourism Awards 2026.
Sebagai Implementasi dari Program Magang Berdampak Kampus Merdeka (MBKM), Kegiatan ini memberikan kesempatan dan pengalaman secara langsung bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori pada praktek nyata dunia kerja profesional. Kesempatan ini, dimanfaatkan oleh Yasmin dan Keny selama lima bulan yang tergabung dalam divisi konten digital & media sosial di Harian Disway.
Sepanjang masa magang, kegiatan utama mereka mencakup produksi berita serta penyusunan brief konten harian untuk akun Instagram Harian Disway. Brief tersebut meliputi berbagai format, mulai dari oneliner, reels, carousel, hingga slide, yang disesuaikan dengan isu dan topik berita yang sedang ramai diperbincangkan publik setiap harinya. Rutinitas ini melatih kami untuk berpikir cepat, menulis ringkas, dan memahami bagaimana setiap format konten memiliki logika penyampaian yang berbeda-beda.
Memasuki bulan April 2026, mereka diberikan kepercayaan menjadi tim kampanye digital untuk program Surabaya Tourism Awards 2026, sebuah ajang apresiasi sektor pariwisata, perhotelan, dan industri kreatif di Kota Surabaya yang puncak acaranya diselenggarakan pada Mei 2026. Dalam project ini, mereka menjalankan peran sebagai Social Media Specialist yang berfokus pada pengelolaan platform Instagram sebagai kanal utama kampanye digital.
Tugas yang mereka jalani mencakup perencanaan konten, riset tren media sosial, penyusunan brief khusus, hingga produksi berbagai format konten seperti reels, caption informatif, story interaktif, serta story live report yang meliput jalannya acara secara langsung dari lokasi. Sepanjang project berlangsung, mereka sukses memproduksi hingga 11 konten reels yang ditujukan untuk membangun perhatian publik terhadap Surabaya Tourism Awards 2026. Proses kerja sehari-hari dimulai dari riset tren konten yang relevan dengan target audiens, dilanjutkan dengan penyusunan konsep kreatif dan penentuan gaya komunikasi yang sesuai dengan identitas media Harian Disway.
Evaluasi performa konten juga rutin mereka lakukan melalui pengamatan berbagai indikator engagement seperti views, likes, komentar, dan shares. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penyesuaian strategi konten agar kampanye digital dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Dari proses ini pula kami mulai memahami bahwa di lingkungan media, kecepatan bukan sekadar keunggulan, melainkan sebuah tuntutan yang tidak bisa ditawar.
"Yang paling kami rasakan selama magang adalah betapa cepatnya ritme kerja di perusahaan media. Tidak ada ruang untuk menunda. Setiap konten harus siap pada waktunya, dan itu melatih kami untuk berpikir dan bergerak jauh lebih cepat dari yang kami bayangkan sebelumnya." Ucap Yasmin & Keny, mahasiswa magang Ilmu Komunikasi di Harian Disway
Di luar produksi konten, mereka juga aktif terlibat dalam koordinasi internal bersama tim Harian Disway dan pihak penyelenggara acara. Koordinasi ini mencakup penyesuaian jadwal unggahan dengan agenda kegiatan, penyepakatan arah komunikasi visual, serta penyelarasan pesan yang ingin disampaikan kepada publik. Pengalaman tersebut memperkuat pemahaman mereka mengenai pentingnya manajemen komunikasi organisasi dalam mendukung efektivitas sebuah program kampanye.
Momen paling berharga selama magang dirasakan saat mereka dilibatkan langsung dalam peliputan event melalui story live report di Instagram. Dalam situasi tersebut, mereka dituntut bekerja cepat dan adaptif, sekaligus menjaga kualitas serta akurasi informasi secara real-time. Pengalaman ini melatih kemampuan mereka dalam mengelola tekanan kerja dua kompetensi fundamental dalam dunia komunikasi profesional.
Keterlibatan dalam program Surabaya Tourism Awards 2026 juga membuka perspektif mereka tentang peran media massa yang tidak hanya menjadi penyebar informasi, tetapi juga sebagai aktor aktif dalam pembentukan citra kota. Melalui strategi konten yang konsisten dan terarah, Harian Disway turut berkontribusi dalam membangun narasi bahwa Surabaya adalah kota yang memiliki ekosistem pariwisata dan industri kreatif yang layak diakui secara lebih luas. Pemahaman ini memperkaya cara kami melihat hubungan antara media, komunikasi, dan pembangunan identitas kota sebagai sebuah proses yang saling berkelindan.
Melalui kegiatan magang ini, Yasmin & Keny memperoleh wawasan praktis mengenai penerapan strategi komunikasi pemasaran digital di lingkungan media massa. Pengalaman bekerja langsung di Harian Disway memberikan pemahaman bahwa ilmu komunikasi tidak hanya berhenti pada tataran teori, melainkan memiliki peran yang konkret dalam membentuk persepsi publik dan membangun citra sebuah program melalui pendekatan komunikasi yang terencana dan berkelanjutan.
Penulis : Yasmin Tsuroyya, Wara Cera Keny (Ilmu Komunikasi, 2023)
Editor : Rizqi Dzaki Wicaksono 2026
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA