Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA Sukses Jalani Internship Digimarly Batch 15
ikom.fisipol.unesa.ac.id., Surabaya - Empat Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berkesempatan mengikuti program Internship Digimarly Batch 15. Keempat mahasiswa tersebut adalah Muhammad Dimas Ariansyah, Galang Septian, Islanda Amarantin Pasha, dan Najla Putri Hanan Rafifa. Program magang ini dimulai pada 5 Januari 2026 dengan penempatan pada divisi Social Media Management.
Selama menjalani program magang, keempat mahasiswa ditempatkan dalam satu divisi dengan pembagian tugas sesuai peran masing masing. Najla Putri Hanan Rafifa bertugas sebagai Project Manager, Islanda Amarantin Pasha sebagai Social Media Specialist, sedangkan Muhammad Dimas Ariansyah dan Galang Septian berperan sebagai Graphic Designer. Pembagian tanggung jawab tersebut mendukung operasional divisi dalam mengelola berbagai kebutuhan media sosial klien.
Sebagai Project Manager, Najla bertanggung jawab menjadi penghubung antara tim internal, manajemen agensi, dan klien. Perannya mencakup penyusunan alur kerja (workflow) melalui pembuatan timeline produksi konten, mulai dari proses pembuatan, review, hingga publikasi. Selain itu, Najla mengoordinasikan rapat internal divisi, membagi beban kerja secara merata, serta membantu menyelesaikan kendala teknis yang dihadapi anggota tim.
Tidak hanya itu, Najla juga menjalankan proses quality control (QC) terhadap hasil kerja yang telah diselesaikan oleh Social Media Specialist, Graphic Designer, dan Content Creator sebelum diajukan kepada manajemen atau dipublikasikan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hasil pekerjaan telah sesuai dengan kebutuhan dan permintaan klien.
Sementara itu, Islanda Amarantin Pasha atau yang akrab disapa Jara menjalankan peran sebagai Social Media Specialist. Tugasnya berfokus pada penyusunan strategi komunikasi, pengelolaan naskah, serta analisis performa media sosial. Dalam pelaksanaannya, Jara melakukan riset terhadap tren media sosial, mulai dari audio yang sedang viral, topik yang banyak diperbincangkan, hingga format konten terbaru. Ia juga menganalisis strategi media sosial yang diterapkan oleh kompetitor klien sebagai bahan penyusunan strategi komunikasi.
Selain melakukan riset, Jara menyusun content plan mingguan maupun bulanan yang disesuaikan dengan target audiens. Ia juga bertanggung jawab membuat brief konten, menulis caption, serta menentukan hashtag yang optimal untuk meningkatkan jangkauan (reach) konten. Setelah konten dipublikasikan, Jara melakukan pemantauan terhadap metrik media sosial, seperti engagement rate, likes, shares, dan comments, kemudian menyusun laporan evaluasi performa secara berkala.
Di sisi visual, Muhammad Dimas Ariansyah dan Galang Septian menjalankan tugas sebagai Graphic Designer. Keduanya bertanggung jawab menerjemahkan brief kreatif yang telah disusun menjadi desain visual yang menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Hasil desain yang dikerjakan mencakup berbagai kebutuhan media sosial, seperti unggahan feed Instagram, carousel, maupun story.
Selain menghasilkan visual yang komunikatif, Dimas dan Galang juga memastikan setiap desain tetap konsisten dengan identitas merek (brand identity) klien. Konsistensi tersebut diterapkan melalui penggunaan warna, tipografi, dan gaya visual yang sesuai dengan brand guidelines masing masing klien sehingga seluruh materi komunikasi memiliki karakter yang seragam.
Selama 6 bulan menjalani program magang, keempat mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA bekerja sama menangani lebih dari 15 klien yang berasal dari Surabaya maupun luar Surabaya. Program Internship Digimarly Batch 15 menjadi implementasi praktis dari ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan. Melalui pengalaman tersebut, para mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memahami secara langsung dinamika kerja di industri agensi kreatif yang terus berkembang.
Reporter: Muhammad Dimas Ariansyah, Galang Septian, Islanda Amarantin Pasha, dan Najla Putri Hanan Rafifa, 2026.
Editor: Kerenhapukh Amanda Siswanto, 2026
****
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA