Sharing Session, Ilmu Komunikasi Unesa dan Unand Pererat Kerja Sama Riset dan Tridharma
ikom.fisipol.unesa.ac.id., Surabaya - Sinergi strategis antara Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Andalas (Unand). Pada Rabu (20/10), kedua institusi pendidikan tinggi ini berkolaborasi menggelar sharing session Pendanaan Penelitian BIMA yang dirangkai dengan agenda benchmarking akademik guna memperkuat pondasi riset keilmuan.
Menghadirkan Dr. Elva Ronaning Roem, M.Si., selaku Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Unand sebagai narasumber utama, sesi ini secara khusus membedah strategi jitu untuk menembus pendanaan hibah penelitian nasional. Dalam paparannya, Dr. Elva menekankan bahwa kunci utama untuk memenangkan pendanaan tidak sekadar bertumpu pada ide, melainkan pada rekam jejak dan keterkaitan erat antara kepakaran peneliti dengan topik yang diusung.
"Proposal yang kuat bukan hanya sekadar menjelaskan apa yang ingin diteliti. Lebih dari itu, peneliti harus mampu memaparkan secara komprehensif mengapa penelitian tersebut penting untuk dilakukan, serta kontribusi atau luaran realistis apa yang dapat dihasilkan sehingga berdampak luas bagi masyarakat maupun pengembangan keilmuan," tegas Dr. Elva. Pesan ini menjadi pemantik bagi para akademisi komunikasi untuk merancang riset yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bernilai tinggi di mata reviewer pendanaan.
Pasca sharing session, agenda dilanjutkan dengan kegiatan benchmarking antara Prodi S1 Ilmu Komunikasi Unesa dan Departemen Ilmu Komunikasi Unand. dan Dr. Anam Miftakhul Huda, M.I.Kom., selaku Koordinator Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Unesa menyampaikan melalui momentum ini, kedua belah pihak mengukuhkan komitmen kerja sama yang berfokus pada penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, yang mencakup bidang pendidikan dan pengajaran melalui peningkatan kualitas kurikulum serta pertukaran dosen maupun mahasiswa yang relevan dengan perkembangan komunikasi. Selain itu, kesepakatan ini juga mendorong kolaborasi riset lintas-kampus di bidang penelitian, serta mewujudkan sinergi program pengabdian kepada masyarakat guna memberikan solusi nyata terhadap berbagai isu sosial dan komunikasi.