COMMUNICATION RESEARCH CENTER
PUSAT RISET DAN KOLABORASI ILMU KOMUNIKASI UNESA
News
Workshop Penulisan Artikel Bereputasi
Surabaya – Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas akademik melalui penyelenggaraan Workshop Penulisan Artikel Bereputasi dan Metode Pengajaran. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Pramana, M.Si., akademisi dan penulis aktif pada berbagai jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus dari Universitas Sebelas Maret.
Workshop diikuti oleh dosen dan sivitas akademika Program Studi Ilmu Komunikasi UNESA dengan antusiasme yang tinggi. Kegiatan ini menjadi ruang pengembangan kapasitas akademik, khususnya dalam memperkuat kompetensi dosen pada bidang publikasi ilmiah dan pengembangan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi saat ini.
Dalam pemaparannya, Dr. Pramana menekankan bahwa publikasi pada jurnal internasional bereputasi membutuhkan strategi yang sistematis, mulai dari menentukan topik penelitian yang relevan, membangun argumentasi berbasis state of the art, hingga memilih jurnal yang sesuai dengan fokus dan kontribusi penelitian. Ia juga membagikan berbagai pengalaman praktis dalam proses publikasi, termasuk tantangan yang umum dihadapi penulis serta strategi untuk meningkatkan peluang artikel diterima oleh jurnal bereputasi.
Selain aspek publikasi ilmiah, workshop juga memberikan perhatian pada pengembangan metode pengajaran. Hal ini menjadi penting seiring dengan kebutuhan perguruan tinggi untuk menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan mampu merespons perkembangan ilmu pengetahuan serta transformasi teknologi.
Penyelenggaraan workshop ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIPOL UNESA dalam memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan penelitian. Melalui kegiatan pengembangan kapasitas yang dilakukan secara berkelanjutan, Program Studi diharapkan mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperkuat inovasi pembelajaran, serta membangun jejaring akademik yang lebih luas di tingkat nasional dan internasional.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus didorong sebagai bagian dari strategi pengembangan kapasitas dosen dan penguatan budaya akademik di lingkungan Program Studi Ilmu Komunikasi UNESA. Dengan demikian, peningkatan kualitas penelitian dan pembelajaran dapat berjalan secara beriringan untuk mendukung terwujudnya Program Studi Ilmu Komunikasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
CRC Buka Ruang Belajar PLS-SEM bagi Mahasiswa
Surabaya – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang terbuka terhadap pengembangan pengetahuan dan minat riset mahasiswa. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Communication Research Center (CRC) Knowledge Sharing, yang menjadi ruang kolaboratif bagi dosen dan mahasiswa untuk memperdalam berbagai pendekatan metodologis dalam penelitian Ilmu Komunikasi.
Salah satu kegiatan yang dikembangkan dalam CRC Knowledge Sharing adalah pembelajaran analisis multivariat, khususnya pengenalan dan praktik penggunaan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada teknik pengolahan dan analisis data yang dapat digunakan untuk menguji hubungan antarkonstruk dalam penelitian komunikasi secara lebih komprehensif.
PLS-SEM merupakan salah satu pendekatan dalam analisis multivariat yang dapat digunakan untuk mengembangkan dan menguji model penelitian dengan melibatkan sejumlah konstruk dan indikator. Dalam konteks Ilmu Komunikasi, pendekatan ini memiliki potensi untuk digunakan dalam berbagai kajian, seperti komunikasi digital, komunikasi pemasaran, komunikasi pembangunan, perilaku media, literasi digital, hingga penelitian mengenai penerimaan dan penggunaan teknologi.
Kegiatan CRC Knowledge Sharing tidak hanya berorientasi pada penguasaan perangkat lunak, tetapi juga mendorong peserta untuk memahami logika metodologis di balik proses analisis. Mahasiswa diperkenalkan pada tahapan mulai dari penyusunan model penelitian, pengembangan konstruk dan indikator, pengolahan data menggunakan SmartPLS, hingga interpretasi hasil analisis secara kritis dan sesuai dengan konteks penelitian.
Menjembatani Pembelajaran Formal dan Minat Riset Mahasiswa
Menariknya, pembelajaran PLS-SEM ini berkembang dari antusiasme mahasiswa untuk mengeksplorasi metode analisis multivariat yang belum secara khusus menjadi bagian dari kurikulum mata kuliah Statistik Sosial (Statsos). Meskipun demikian, mahasiswa menunjukkan ketertarikan yang tinggi untuk mempelajari pendekatan analisis data yang lebih kompleks sebagai bekal dalam mengembangkan penelitian mereka.
Kondisi tersebut menjadi peluang bagi CRC untuk hadir sebagai ruang belajar tambahan yang bersifat kolaboratif dan responsif terhadap kebutuhan riset. Melalui kegiatan knowledge sharing, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari dosen, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berdiskusi, mencoba, dan mengembangkan pemahaman metodologis berdasarkan topik penelitian yang diminati.
Melalui pendekatan tersebut, CRC tidak hanya menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi research learning ecosystem yang mempertemukan expertise dosen dengan rasa ingin tahu dan semangat eksplorasi mahasiswa. CRC mendorong budaya akademik yang curious, collaborative, and research-oriented. Ketertarikan mahasiswa terhadap analisis multivariat tidak berhenti sebagai pembelajaran tambahan, tetapi diarahkan menjadi bagian dari proses pengembangan kapasitas riset.
Ke depan, CRC Knowledge Sharing diharapkan dapat terus berkembang sebagai ruang terbuka bagi dosen dan mahasiswa untuk saling berbagi pengetahuan, memperkuat kompetensi metodologis, dan menghasilkan penelitian Ilmu Komunikasi yang semakin rigorous, relevant, and impactful.
Benchmarking Laboratorium, Ilmu Komunikasi UNESA Dorong Penguatan Mutu Sarana
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus memperkokoh ekosistem akademik dan risetnya melalui integrasi fasilitas pembelajaran modern. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan akademik dan benchmarking ke Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT), Senin, 10 Agustus 2026. Fokus utama dari langkah ini adalah akselerasi tata kelola laboratorium guna menyokong keberadaan Communication Research Center (CRC) sebagai pusat inovasi dan kolaborasi ilmiah.
Mendorong Laboratorium Berbasis Research & Learning Space
Melalui benchmarking ini, Ilmu Komunikasi UNESA tidak sekadar melakukan observasi fasilitas fisik, melainkan menggali strategi optimalisasi tata kelola laboratorium agar sejalan dengan arah pengembangan penelitian keilmuan komunikasi terkini. Penguatan laboratorium ini diposisikan sebagai pilar pendukung utama bagi Communication Research Center (CRC) UNESA. CRC dirancang sebagai hub atau pusat ekosistem akademik yang mempertemukan aktivitas pembelajaran, riset terapan, kreativitas berbasis media, dan kolaborasi strategis dengan pihak eksternal.
Melalui sinergi ini, laboratorium tidak lagi berdiri sendiri secara terisolasi, melainkan menjadi "dapur produksi" dan instrumen eksperimentasi bagi riset-riset unggulan CRC. Dosen dan mahasiswa didorong untuk berkolaborasi menghasilkan karya ilmiah yang berdampak, proyek analisis komunikasi media sosial, hingga solusi komunikasi kontekstual bagi industri dan masyarakat.
Sinergi Riset, Tim Riset FIKOM UNPAD dan CRC Petakan Opini Publik Jawa Timur
Menyatukan potensi akademis antar-institusi, Tim Riset FIKOM UNPAD dan Communication Research Center (CRC) IKOM UNESA berkolaborasi dalam riset opini publik. Implementasi kolaborasi riset ini ditandai dengan diterjunkannya 15 mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi UNESA sebagai enumerator resmi di lapangan. Para mahasiswa bertugas mengumpulkan data lapangan secara empiris di pelbagai daerah wilayah sampling Jawa Timur.
Sinergi riset ini menghadirkan perwakilan Tim Riset FIKOM UNPAD, Dr. Gema Nusantara Bakry, S.Si., M.I.Kom., sebagai narasumber utama. Berkolaborasi dengan jajaran CRC Ikom UNESA, Dr. Gema memberikan pembekalan teknis mendalam mengenai etika penelitian, tata cara pengambilan data, hingga strategi pelaksanaan survei lapangan agar dapat menangkap dinamika opini masyarakat secara akurat dan objektif.
Inisiatif kolaboratif ini menegaskan peran strategis CRC Ikom UNESA dan FIKOM UNPAD dalam membangun ekosistem riset komunikasi yang solid dan adaptif. Ke depan, kedua institusi sepakat untuk menjadikan agenda ini sebagai pijakan awal menuju kemitraan akademik berkelanjutan.