Empat Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA Kembali Partisipasi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Batch 4 di Universitas Hasanuddin

ikom.fish.unesa.ac.id, SURABAYA - Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 4 oleh Kemendikbud RI kembali hadir dengan salah satu kampus tujuan yakni Universitas Hasanuddin (UNHAS) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pada tahun ini, S1 Ilmu Komunikasi UNESA berhasil mengirimkan kontingennya untuk bertukar kampus sementara selama satu semester serta merasakan atmosfer belajar baru di Kota Daeng itu. Keempat mahasiswa yang berhasil mewakili Ilmu Komunikasi UNESA di antaranya yaitu Nazilatul Maghfiroh, Yovanya Klara Kano, Anti Savna Anneja, dan Tohiruddin yang sedang menempuh semester 4 saat ini.
Nyatanya meski sama-sama menyandang nama prodi yang sama, Ilmu Komunikasi UNHAS memiliki konsentrasi penjurusan yang cukup berbeda dibandingkan dengan Ilmu Komunikasi UNESA di antaranya public relations, broadcasting, dan journalism. Meski demikian, Nazila dan ketiga mahasiswa yang lain tidak mendapatkan perlakuan yang berbeda dan mereka tetap mengikuti kelas reguler dengan lancar. Di sisi lain, Nazila sempat mengalami kesulitan untuk berbaur dengan mahasiswa UNHAS. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti adanya perbedaan bahasa, tingkat keseganan yang tinggi, dan adanya faktor psikologis seperti rasa takut untuk terbuka dengan orang-orang baru meski mereka telah mencoba beberapa kali. Namun nyalinya tak lantas luntur di tengah jalan, mereka terus mencoba berinteraksi dengan bertanya hal-hal baru dan aktif dalam diskusi kelompok.
Selain faktor pertemanan, Nazila pula turut beradaptasi dengan sistem pembelajaran di Kampus Merah itu. Pada awalnya, ia merasa kesulitan untuk mengejar sebuah mata kuliah lanjutan karena tidak adanya pengetahuan dasar yang diperoleh dan penggunaan dialek lokal saat kegiatan belajar mengajar yang semakin membuatnya sukar dalam memahami materi. Namun di sisi lain, banyaknya teman mahasiswa baru, lingkungan belajar baru, dan leluasa untuk memilih mata kuliah program studi di luar S1 Ilmu Komunikasi membuatnya kian semangat menempuh program pertukaran kampus ini.
Semangatnya semakin membara ketika diadakannya kegiatan menarik dan asik seperti Modul Nusantara. Setiap minggunya, mahasiswa selalu melakukan serangkaian kegiatan terkait kebhinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi untuk mengeksplorasi budaya, tradisi, dan sejarah setempat. Tak kalah menarik, mahasiswa yang mengikuti Modul Nusantara juga turut diajak untuk mencicipi kuliner khas lokal, mengunjungi museum, hingga tempat peninggalan bersejarah di sana. Selain itu, melalui Program PMM ini, Nazila dan teman-teman difasilitasi dengan Kelas Inspirasi, di mana para mahasiswa diajak untuk mengenal kisah inspiratif tokoh-tokoh hebat Makassar. Tak hanya mendengarkan saja, mereka juga melakukan diskusi terkait pengalaman pribadi selama di Kota Daeng serta melakukan aksi sosial yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Nazila dan ketiga mahasiswa yang lain sangat merekomendasikan Program PMM ini untuk diikuti oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA. Menurut mereka, Program PMM tidak hanya sekadar merasakan belajar di kampus orang, namun terdapat berbagai benefit dan pengalaman baru dapat dirasakan guna membuka pikiran, terlebih pada sisi keberagaman dan toleransi. Tidak akan ada ruginya apabila menggunakan masa muda untuk mencoba kesempatan berproses dan berkembang menjadi insan yang lebih sempurna [int & astr, 2024].
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA