Jenjang Karir Alumni Prodi Ilmu Komunikasi Unesa
ikom.fisipol.unesa.ac.id.,
– Program studi Ilmu Komunikasi merupakan salah satu Prodi dengan peminat
tertinggi di berbagai Perguruan Tinggi, termasuk Ilmu Komunikasi Universitas
Negeri Surabaya (UNESA). Ilmu Komunikasi menjadi salah satu bidang yang
memiliki prospek kerja yang luas dan berkelanjutan di era digital saat ini.
Tidak hanya dibekali kemampuan komunikasi strategis yang dapat digunakan di
berbagai sektor pekerjaan, mulai dari media, public relations, hingga manajemen
korporasi. Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali kreativitas yang tinggi, dan
kemampuan berpikir kritis.
Berdasarkan
Undergraduate Program Communication Science, perjalanan karier lulusan
Ilmu Komunikasi terbagi menjadi lima tahap utama yang mencerminkan proses
pengembangan profesional secara bertahap, mulai dari tahap magang hingga posisi
kepemimpinan puncak.
Pada
tahap Internship (0–2 tahun), lulusan Ilmu Komunikasi diperkenalkan pada
dunia kerja profesional melalui berbagai posisi seperti Intern Communication,
Assistant Content Creator, Public Relations Intern, hingga Media
Production Intern. Tahap ini berfokus pada pengenalan etika kerja,
penerapan keterampilan dasar komunikasi, dan kolaborasi dalam proyek sederhana.
Memasuki
tahap Early Professional (2–4 tahun), lulusan Ilmu Komunikasi mulai
mengembangkan kemampuan manajemen proyek dan memperkuat profesionalisme di
bidang komunikasi. Posisi yang umumnya dijalani antara lain Content Creator,
Brand Executive, dan Community Officer, di mana kemampuan
mengelola pesan dan strategi komunikasi lintas bidang menjadi kunci utama.
Pada Mid-Level
(4–6 tahun), lulusan Ilmu Komunikasi berperan sebagai pemimpin awal yang
bertanggung jawab terhadap perencanaan strategi komunikasi serta pengawasan tim
kecil, seperti Video Producer, Media Specialist, dan Project
Coordinator yang menggambarkan peningkatan tanggung jawab dan kemampuan
berpikir strategis.
Tahap
berikutnya, Senior-Level (6–10 tahun), menjadi fase kepemimpinan
menengah di mana profesional komunikasi mengelola program besar, riset
strategis, dan inovasi media. Posisi seperti Media Manager, CSR Consultant, serta Research Analyst menunjukkan peran penting lulusan
komunikasi dalam pengambilan keputusan berbasis analisis dan riset.
Puncaknya,
pada Expert-Level (lebih dari 10 tahun), lulusan Ilmu Komunikasi mampu
menempati posisi strategis sebagai pengambil keputusan utama atau konsultan
komunikasi. Jabatan seperti Creative Director, Communication Advisor,
dan Entrepreneur menjadi bukti bahwa kemampuan komunikasi strategis
dapat membawa seseorang menuju kepemimpinan tingkat tinggi dan inovasi bisnis.
Peta karier ini menunjukkan bahwa lulusan Ilmu Komunikasi memiliki peluang luas untuk berkembang menjadi profesional yang unggul, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Melalui kombinasi antara keterampilan akademik, pengalaman praktis, dan kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi, lulusan Ilmu Komunikasi siap menjadi bagian penting dari perubahan di berbagai sektor industri.
Penulis: Nur Mazidah Agustin N., 2025
***
Laboratorium
Ilmu Komunikasi UNESA