Kuliah Tamu dan Launching Buku "Manajemen Komunikasi Bisnis Digital": Upaya Tingkatkan Literasi Digital

ikom.fish.unesa.ac.id, SURABAYA– Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) gelar Kuliah Tamu dan Launching Buku ‘Manajemen Komunikasi Bisnis Digital’ pada Senin, 6 Mei 2024 di Auditorium Gedung I8 Fisipol, UNESA Kampus Ketintang.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Ketua Umum Penulis Buku Perguruan Tinggi, Dr. Meithiana Indrasari, S.T., M.M., President & CEO Asia Committee for Small Business Indonesia, Mufid Wahyudi, Dipl. Adv., BA., CPBC., dan Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, Bagus Winarko, S.Kom., M.T.

Koorprodi Ilmu Komunikasi UNESA, Dr. Anam Miftakhul Huda, S.Kom., M.I.Kom., menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terkait literasi digital serta sebagai upaya meningkatkan akreditasi Ilmu Komunikasi menuju akreditasi internasional.
Dalam kesempatan ini, Dekan Fisipol, Dr. Wiwik Sri Utami, M.P., menyampaikan apresiasinya terkait dengan topik yang diangkat dalam kuliah tamu dan launching buku ini. Menurutnya, bisnis digital adalah hal yang saat ini harus terus dikembangkan.
“Saat ini kita telah hidup di era digital. Bisnis digital merupakan salah satu hal yang turut berkembang. Sama halnya dengan mata kuliah Komunikasi Bisnis yang penting untuk dipelajari, semoga kegiatan ini kelak akan membawa manfaat yang besar setelah lulus dari universitas,” ucapnya.
Dr. Meithiana Indrasari, S.T., M.M., dalam launching buku memaparkan beberapa hal mengenai kecepatan teknologi, komunikasi, dan bisnis digital. Menurutnya, Generasi Z harus adaptif dalam perkembangan dunia digital karena akan bermanfaat untuk masa depan di dunia kerja.
“Dalam era teknologi yang berkembang pesat, kemampuan beradaptasi Generasi Z terhadap inovasi komunikasi dan bisnis digital sangat penting untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan masa depan di dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Mufid Wahyudi, Dipl. Adv., BA., CPBC., menyampaikan kunci agar Generasi Z dapat bertahan dan memberikan pengaruh yang baik di dunia digital, yakni dengan peka dan gemar mencari tahu terhadap informasi terbaru serta selalu membagikan hal-hal yang positif di media sosial.
“Generasi Z perlu memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi perubahan teknologi dengan menjadi peka terhadap tren terbaru dan gemar mencari tahu informasi terkini. Hal ini memungkinkan mereka untuk terus beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi yang terus berubah,” jelasnya.
Sebagai pemateri terakhir, Bagus Winarko, S.Kom., M.T., memberikan pesan kepada mahasiswa untuk tidak lelah mempelajari literasi digital. “Literasi digital penting untuk dipelajari sebab siapa yang mampu beradaptasi dengan kecepatan akan mampu menguasai segala bidang,” ucapnya.
Bagus juga memaparkan mengenai dunia digital yang rawan akan ancaman keamanan data. Menurutnya, antisipasi yang harus dilakukan bisa dimulai dari diri sendiri. Misalnya belajar untuk mengamankan dokumen-dokumen pribadi dan membuat pengaman untuk meminimalisir kebocoran data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pembagian buku kepada sepuluh mahasiswa yang aktif bertanya dan berinteraksi selama sesi diskusi dan tanya jawab.
Turut hadir dalam kegiatan ini mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (UNITOMO), Dosen Ilmu Komunikasi UNESA, serta mahasiswa selingkung UNESA [erz].
*
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA