Simulasi Press Conference, Belajar Jadi PR Profesional di Kelas Principle of Public Relations
ikom.fisipol.unesa.ac.id,
Malaysia - Salah satu pengalaman paling berkesan selama mengikuti program Student
Mobility di INTI International University, Malaysia adalah ketika saya dan
teman-teman mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
menjalani simulasi press conference sebagai penutup mata kuliah Principle
of Public Relations.
Simulasi ini
dirancang menyerupai peluncuran produk profesional, dan menjadi ajang
pembuktian kemampuan kami dalam mempraktikkan ilmu kehumasan secara langsung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek “Student Product Launch Strategy” yang
bertujuan mengasah kemampuan dalam menyusun strategi peluncuran produk.
Fokusnya tak
hanya ada branding dan publisitas, tetapi juga pada penerapan nyata
prinsip-prinsip kehumasan. Kami dibagi menjadi empat tim, masing-masing
bertugas menciptakan dan mempresentasikan produk fiktif, seperti parfum, eco
closet, serum wajah, hingga aplikasi digital bagi mahasiswa.
Berlokasi di Lab
Ecom INTI University, suasana dirancang menyerupai peluncuran produk
profesional. Setiap tim bertanggung jawab penuh mulai dari pengembangan konsep
visual, penyusunan rundown, dekorasi ruangan, hingga penataan tempat
duduk untuk tamu VIP dan awak media.
Kami juga
menyusun press kit lengkap, yang mencakup company profile, press
release, fact sheet, executive biography, dan informasi kontak. Tak
ketinggalan, media gift pun dipersiapkan sesuai dengan karakter produk,
untuk memberi kesan profesional dan personal.
Acara ini
dihadiri oleh dosen pengampu mata kuliah sebagai tamu VIP, bersama dua dosen
lainnya yang turut memberikan evaluasi. Sementara itu, mahasiswa dari tim lain
bertugas sebagai tim media, berperan layaknya jurnalis yang mengikuti jalannya
acara secara aktif dan kritis.
Puncak acara
adalah sesi Q&A, yang menjadi ajang pengujian kejelasan dan
efektivitas komunikasi tim PR. Apakah kami menyampaikan informasi secara
meyakinkan? Apakah setiap jawaban bisa menjawab rasa ingin tahu media secara
tepat? Semua itu menjadi sorotan utama penilaian dosen. Evaluasi diberikan
secara menyeluruh, mencakup kualitas materi, efektivitas komunikasi, kekuatan
strategi visual, serta bagaimana tim menjawab pertanyaan dengan sikap
profesional.
Pengalaman ini
menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana menjalankan fungsi kehumasan
secara utuh. Dari perencanaan strategi komunikasi, membangun citra produk,
menjalin relasi media, hingga mengeksekusi acara dengan penuh tanggung jawab.
Belajar dalam suasana internasional seperti di INTI University juga membuka
wawasan baru dalam memahami komunikasi lintas budaya dan dinamika kerja tim
yang multikultural.
Simulasi press
conference ini bukan hanya menutup kelas Principle of Public Relations dengan
cara yang mengesankan, tetapi juga memperkaya pengalaman praktis kami sebagai
calon praktisi PR di masa depan. Sebuah bekal nyata untuk melangkah lebih
percaya diri ke dunia profesional.
Penulis:
Saharani (Ilmu Komunikasi, 2023)
Editor:
Putri Nailah Amelia, 2025
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA