Thalia Putri Lestari, S.I.Kom TikTok Specialist Dehealth Supplies, PT Kreasi Bumi Natura

Thalia Putri
Lestari, S.I.Kom
TikTok Specialist Dehealth
Supplies, PT Kreasi Bumi Natura
(Ilmu
Komunikasi 2019)
Thalia Putri Lestari adalah lulusan
Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Surabaya. Sebelumnya, ia memperoleh
gelar Sarjana Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, pada 20 Juni
2023. Prodi Ilmu Komunikasi pun menjadi saksi perjuangan Thalia. Ia meraih
predikat Pujian dengan IPK 3.82, pada Wisuda UNESA Periode 106 2023. Dengan
pengetahuannya yang cukup baik, Thalia mendapat penghargaan sebagai lulusan
dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) terbaik di program studi dan 10 besar di
fakultas. Semasa kuliah, Thalia kerap mengikuti berbagai kegiatan internal
hingga eksternal kampus, dari organisasi hingga dipercayai sebagai ketua
pelaksana dan divisi acara ragam kegiatan. Ia juga menuai ragam prestasi di
berbagai perlombaan di bidang PR Campaign,
Video Kreatif, dan sempat mengikuti pertukaran mahasiswa (Program Permata) UPN
Jogja.
Saat ini, ia memfokuskan praktiknya
pada dunia marketing kreatif, dan kini ia menjabat sebagai TikTok Specialist Dehealth Supplies, PT Kreasi Bumi Natura, yakni
perusahan yang bergerak di bidang industri kesehatan dan Social Media Strategist, Rodex Siantar, perusahaan yang
bergerak di bidang travel. Dengan
pengalaman dan keahliannya lebih dari dua tahun di bidang Marketing Creative, kemudian membawanya berkecimpung sebagai TikTok Specialist. Sebelumnya, ia sempat
juga menjadi anggota tim Marketing Dailyhotels, Agenda Kota dan Medical Tourism Indonesia yang bergerak
di bidang ekosistem wisata, event dan
industri medis.
Keberhasilannya sebagai lulusan Ilmu Komunikasi ini dinilai karena kemauannya untuk terus bergerak menjelajahi apa yang ia tekuni semasa kuliah, dan mengumpulkan pengalaman sebanyak-banyaknya di dunia marketing kreatif. Ia menganggap ini merupakan buah hasil dari tuaian yang ia tabur. Menurut Thalia, “pemenang adalah mereka yang solutif terhadap segala masalah, sedangkan pecundang tetap mencari masalah dari setiap solusi. Kita sebagai alumni bukan sebagai problem maker tapi problem solver, saya bangga menjadi alumni Ilmu Komunikasi, UNESA!”