UNESA Terima 18 Mahasiswa Inbound Program Student Mobility di Prodi Ilmu Komunikasi
ikom.fisipol.unesa.ac.id., Surabaya — Program Studi Ilmu Komunikasi,
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas
Negeri Surabaya (UNESA) secara resmi menerima 18 mahasiswa inbound dalam
program Student Mobility dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para
mahasiswa tersebut mulai mengikuti kegiatan perkuliahan sejak Senin, 9 Februari
2026, dan akan menjalani proses pembelajaran selama satu semester penuh di
UNESA.
Mahasiswa inbound tersebut berasal dari delapan perguruan tinggi, yaitu Universitas Islam Riau, Universitas Riau, Universitas Pancasila, Universitas Tidar, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Universitas Merdeka Madiun, serta Universitas Nusa Nipa. Kehadiran mahasiswa dari beragam latar institusi ini diharapkan mampu memperkaya suasana akademik serta memperluas pertukaran perspektif dalam proses pembelajaran di Prodi Ilmu Komunikasi UNESA.
Pada hari pertama perkuliahan, para mahasiswa
inbound diterima secara resmi oleh Dr Harmanto, SPd,. M.Pd., Wakil Dekan I
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA, bersama Koordinator Program Studi Ilmu
Komunikasi, Dr. Anam Miftakhul Huda, S.Kom., M.I.Kom. Kegiatan penerimaan ini
sekaligus menjadi ajang pengenalan sistem akademik, budaya kampus, serta
lingkungan pembelajaran yang akan mereka jalani selama satu semester ke depan.
Dr. Harmanto dalam sambutannya menyampaikan
bahwa program Student Mobility merupakan bagian dari strategi penguatan
mutu akademik dan jejaring antarperguruan tinggi. “Kami menyambut dengan penuh
apresiasi kehadiran mahasiswa inbound di Prodi Ilmu Komunikasi UNESA. Program
Student Mobility ini menjadi ruang belajar bersama yang tidak hanya memperkaya
kompetensi akademik, tetapi juga membangun pengalaman lintas budaya dan
institusi yang penting bagi pengembangan mahasiswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Anam Miftakhul Huda, S.Kom.,
M.I.Kom. menegaskan kesiapan program studi dalam mendampingi mahasiswa inbound
selama mengikuti perkuliahan di UNESA. “Mahasiswa inbound akan terlibat secara
aktif dalam perkuliahan, diskusi kelas, serta berbagai kegiatan akademik Prodi
Ilmu Komunikasi. Kami berharap mereka memperoleh pengalaman belajar yang setara
dan bermakna, serta dapat membawa pengetahuan dan praktik baik ini kembali ke
kampus asal masing-masing,” jelasnya.
Melalui
pelaksanaan program Student Mobility ini, Prodi Ilmu Komunikasi UNESA
menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar–Kampus
Merdeka, sekaligus memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi di
tingkat nasional. Jika Anda ingin, saya juga bisa menyesuaikan gaya bahasanya
agar lebih jurnalistik-media online atau versi rilis humas kampus.