Belajar Branding dan Digital Marketing Langsung dari Resort Bintang Lima di Bali
ikom.fisipol.unesa.ac.id, Bali - Julius Albertus Noven, mahasiswa Ilmu
Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) angkatan 2022, tengah menjalani
program magang di The Laguna, a Luxury Collection Resort & Spa, Nusa Dua
Bali dan The St. Regis Bali. Keduanya merupakan bagian dari jaringan hotel
internasional Marriott International.
Magang ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
(MBKM) yang menjadi salah satu kewajiban mahasiswa semester enam. Kegiatan ini
bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran yang telah diterima di bangku
kuliah sekaligus meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill mahasiswa.
Selama menjalani magang selama satu semester, Noven memperoleh berbagai
pengalaman berharga. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah melakukan
sesi photoshoot untuk keperluan hotel, seperti pembuatan materi promosi
dalam bentuk flyer, poster, dokumentasi event, hingga konten media sosial.
“Photoshoot adalah pengalaman paling menyenangkan bagi saya. Selain
mendapatkan ilmu baru, saya juga berkesempatan menikmati pemandangan indah di
sekitar hotel,” ujarnya.
Tak hanya itu, Noven juga aktif dalam mendesain berbagai materi visual
seperti flyer dan poster. Ia menyadari betapa pentingnya desain dalam membangun
citra dan branding perusahaan. “Desain tidak hanya soal tampilan yang
menarik, tetapi juga harus mencerminkan karakteristik dan nilai dari brand itu
sendiri,” ungkapnya. Ia pun mencatat adanya perbedaan gaya desain antara
kedua hotel tempat ia magang.
Pengalaman lain yang ia dapatkan adalah menyusun itinerary bagi tamu
istimewa seperti selebritas atau media. Menurut Noven, penyusunan itinerary
sangat penting untuk memastikan tamu mendapatkan pengalaman menginap yang
optimal, sekaligus agar media dapat membuat ulasan positif yang sesuai dengan
citra hotel.
Ia juga terlibat dalam pemantauan jumlah pengikut media sosial hotel,
khususnya Instagram. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis dinamika
pengikut sebagai dasar menyusun strategi dalam meningkatkan engagement dan
awareness. “Terlihat sederhana, tapi ini sangat penting untuk menentukan
langkah digital marketing yang tepat,” katanya.
Bagi Noven, magang ini bukan hanya soal kerja praktik, tetapi juga
pembelajaran tentang dunia kerja yang sesungguhnya. Tantangan jauh dari rumah
serta tekanan pekerjaan menjadi pengalaman yang membuka mata. Namun, ia
bersyukur karena mendapat bimbingan dari rekan-rekan kerja yang membantunya
berkembang, meskipun sempat melakukan beberapa kesalahan.
“Dari magang ini saya belajar bahwa kekuatan sebuah brand tidak hanya
terletak pada visual, tetapi juga pada pelayanan, keramahan, dan sikap
profesional seluruh karyawannya. Semua aspek tersebut membentuk kepercayaan
konsumen dan membuat sebuah brand mampu bertahan,” pungkasnya.
Penulis : Julius Albertus
Noven (Ilmu Komunikasi, 2022)
Editorial : Putri Nailah
Amelia, 2025
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA