Bukan Sekadar Studi Independen, Mahasiswa Unesa Bawa Warna Baru Dibalik Studio Lazismu
ikom.fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA — Suasana
penuh antusias sekaligus tantangan dirasakan lima mahasiswa dari Universitas
Negeri Surabaya ini. Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2023 ini
berkesempatan untuk melaksanakan program Studi Independen (SI) Mandiri yang
bertepatan di LAZISMU (Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah)
Jawa Timur yang berada di Buduran, Sidoarjo.
Lima
mahasiswa ini ialah Muhammad Najim Akmal Aqila, Muhammad Azriel Utomo, Tiara
Avisha, Naura Ainya Al Fauzah, Muhammad Ichsan Anshori. Mereka adalah mahasiswa
yang dominan mengambil kosentrasi Comunication Development (COMDEV).
Tetapi uniknya ada salah satu mahasiswi yang bernama Tiara ini memiliki
konsentrasi Manajemen Media (MM) dimana dia sendiri yang berbeda dari keempat
temannya.
Program
SI yang mereka jalani termasuk ke dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
(MBKM) yang wajib dijalani ketika memasuki semester 5. Dalam program ini,
mahasiswa bekerja sama dengan mitra untuk melaksanakan project tertentu. Hal
ini juga sebagai bentuk implementasi pembelajaran yang telah dilalui pada
semester-semester sebelumnya, untuk mengasah teori yang mereka punya untuk
kembali dipraktekkan.
Mereka melaksanakan program Studi Independen (SI) Mandiri dengan mitra LAZISMU (Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah) Jawa Timur. LAZISMU ialah lembaga zakat tingkat nasional yang didirikan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada tahun 2002 untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infak, wakaf, dan dana kedermawanan lainnya secara produktif.

Dalam
pembagian peran tugas, Najim selaku ketua juga Naura menjadi Talent Konten juga
Host live di TikTok LAZISMU, Ichsan sebagai penugasan juga melakukan perencanan
konten, terkadang juga menjadi Talent, Azriel dan Tiara sebagai kameramen dan
editor.
Tiba-tiba
menjadi bagian dari LAZISMU, tiba-tiba dapat project yang tentu tidak kalah
serunya. Mereka mendapatkan tanggung jawab untuk memegang konten TikTok pihak
LAZISMU, juga mendapatkan tugas untuk mendekorasi ruang dari studio live
LAZISMU dibiayai oleh pihak LAZISMU itu sendiri.
“Jujur deg-degan ya, tapi seru saat saya dekor dekor gitu, apalagi pihak LAZISMU sendiri percaya banget sama kita, untuk dekorasi ruangan mereka,” ujar Tiara dengan nada yang terlihat bahagia.

Program
Studi Independen (SI) Mandiri ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga
November 2025. Selama itu, Najim dan teman-temannya telah memproduksi 10 video
konten TikTok yang ditayangkan pada Tiktok @lazismu_jatim juga pada instagram @lazismujatim melalui produksi konten terencana, juga sudah melakukan live
TikTok setiap hari kamis juga jumat dengan hari kamis yang diisi oleh
pembicaraan tentang zakat dan produk LAZISMU dan jumat yang diisi dengan
talkshow ringan dengan para staff dari LAZISMU itu sendiri.
“Jadi
tantangan baru bagi kami dalam pengalaman yang seperti ini, apalagi kami
berempat yang dari konsentrasi COMDEV,” ujar Najim selaku ketua dari tim.
Meski
tidak datang setiap hari ke kantor LAZISMU secara langsung, mereka mengaku
bahwa memproduksi konten TikTok yang terlihat mudah juga memiliki tantangannya
sendiri. Apalagi dengan latar belakang LAZISMU itu sendiri sudah menjadikan
mereka untuk bertindak sesuai pada aturan tidak tertulis di LAZISMU, seperti
konten yang kadang tidak diterima, topik yang sensitif juga kendala pada saat
produksi live maupun konten pada tim produksi.
Namun
dengan semua kendala tersebut, mereka selalu berbenah diri agar konten dan live
yang dihasilkan dapat sesuai dengan tujuan awal, yakni menarik daya tarik
audiens untuk terus melakukan kebaikan.
Penulis:
Tim Stumove (Ilmu Komunikasi, 2023)
Editor:
Yasmin Dian Ramadaniya, 2025
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA