Cinematic, Fun, dan Informatif: Begini Perjalanan Creatifive Mengubah Wajah Digital Great Diponegoro Hotel Surabaya
ikom.fisipol.unesa.ac.id., SURABAYA -
Program yang diusung oleh program studi Ilmu Komunikasi UNESA yakni ‘Studi
Independen’ menjadi wadah bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk menerapkan
keterampilan digital marketing, khususnya dalam produksi konten media sosial.
Dalam program ini, kelompok mahasiswa bernama CreatiFive melakukan
praktik langsung di Great Diponegoro Hotel Surabaya, tempat mereka mendukung
tim marketing hotel dalam mengelola konten Instagram dan TikTok.
Kegiatan ini berlangsung
selama 4 bulan, di mana mahasiswa bekerja secara rutin setiap minggu untuk
memenuhi kebutuhan promosi digital hotel. CreatiFive terdiri dari lima
mahasiswa, yakni Mareta Nabila sebagai Project Manager, Zakia Zahra sebagai
Content Planner dan Kameraman, Risma Ayunda sebagai Script Writer dan
Kameraman, Dhean Zahrony sebagai Editor, serta Rizky Ardian sebagai Media
Manager dan Publikasi. Mereka berasal dari peminatan Marketing Communication,
kecuali Dhean yang berasal dari peminatan Management Media.
Seluruh anggota berkolaborasi
dalam merumuskan konsep konten yang relevan dengan kebutuhan hotel, mulai dari
produksi video, foto carousel, hingga penataan ulang highlight Instagram agar
tampilan media sosial hotel menjadi lebih konsisten dan profesional.
Selama pelaksanaannya,
CreatiFive memproduksi berbagai konten digital yang mengacu pada pesan
marketing implisit, di mana promosi tidak disampaikan secara langsung,
tetapi dibungkus melalui format yang fun, informatif, dan cinematic.
Contohnya, konten room tour dengan gaya visual estetik yang menonjolkan kenyamanan kamar dan fasilitas tanpa hard-selling, foto lifestyle bertema “Staycation” yang memperlihatkan suasana staycation secara natural, serta konten informatif seperti do and dont ketika menginap yang relevan dengan audiens. Pendekatan ini membuat pesan pemasaran hotel tersampaikan secara halus namun efektif, sehingga lebih mudah diterima oleh audiens media sosial.

Proses produksi dilakukan
secara terstruktur. Setiap awal bulan, tim berdiskusi dengan pihak hotel untuk
menentukan fokus promosi, kemudian menyusun content planning melalui
spreadsheet lengkap dengan referensi visual dan timeline produksi. Shooting
dilakukan seminggu sekali pada hari Selasa, dilanjutkan proses editing hingga
konten siap diunggah. Secara konsisten, mereka menargetkan minimal tiga konten
setiap minggu.
Dampak kontribusi CreatiFive
bagi mitra terlihat secara nyata pada performa media sosial Great Diponegoro
Hotel. Setelah beberapa konten diunggah, mulai bermunculan komentar audiens
yang menanyakan harga kamar, prosedur booking, hingga ketersediaan paket
menginap, hal ini menunjukkan bahwa konten berhasil memicu minat dan percakapan
konsumen.
Selain itu, terdapat pula
komentar dari pelanggan yang sebelumnya pernah menginap dan meninggalkan
testimoni positif, memperkuat citra hotel secara organik. Pihak marketing hotel
juga menyampaikan bahwa engagement meningkat selama periode program, selaras
dengan data menunjukkan bahwa interaksi dan jangkauan konten mengalami kenaikan
dari bulan ke bulan.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengembangkan strategi digital marketing dalam konteks industri perhotelan, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai proses komunikasi profesional antara tim kreatif dan manajemen hotel.
Sementara itu, Great Diponegoro Hotel mendapatkan manfaat berupa peningkatan kualitas visual, daya tarik konten, serta pertumbuhan interaksi audiens di media sosial. Program Studi Independen ini menjadi kolaborasi yang memberi dampak nyata bagi kedua belah pihak, baik dalam pengembangan kompetensi mahasiswa maupun peningkatan citra digital hotel.