Dosen Ilmu Komunikasi UNESA Bekali Siswa SMAN 1 Kebomas Kemampuan Social Media Marketing

ikom.fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA–Dalam semangat menyiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan dunia industri kreatif digital, tim dosen Ilmu Komunikasi UNESA memberikan workshop social media marketing di SMAN 1 Kebomas Gresik pada Sabtu, 31 Agustus 2024. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang tergabung dalam klub jurnalistik SMAN 1 Kebomas.
Gilang Gusti Aji, S.I.P., M.Si., Ketua tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengatakan kegiatan ini berawal dari pengamatan tim dosen program studi Ilmu Komunikasi tentang fenomena kebutuhan pekerja kreatif dengan keterampilan bermedia sosial di perkotaan, khususnya di Kota Surabaya dan sekitarnya.
“Makin banyak usaha kelas menengah terutama yang membutuhkan tenaga terampil untuk mengelola media sosial. Uniknya, kini yang dicari tidak semua lulusan sarjana, tetapi lebih melihat kemampuan dan pengalaman. Kami lihat mereka banyak menggunakan tenaga muda terutama mahasiswa,” terangnya.

Dari situ, kegiatan ini mencoba membekali para siswa akan wawasan dan keterampilan tentang penggunaan media sosial untuk pemasaran. Gilang percaya bahwa para siswa yang tergolong generasi Z sesungguhnya telah terbiasa dan cakap dalam bermedia sosial. Namun, mereka tetap membutuhkan panduan tentang konten-konten seperti apa yang efektif untuk pemasaran.
“Agar ilmunya terserap dengan baik, materi juga akan dibawakan oleh alumni kami yang telah bekerja di perusahaan sejak mereka menjadi mahasiswa,” tambahnya.
Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah. Lilis Hargiani, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mengakui kegiatan ini mendukung pengembangan para siswa yang tergabung dalam klub ekstrakurikuler jurnalistik.
“Kami sangat antusias dalam menyambut rekan-rekan dari Universitas Negeri Surabaya untuk membagikan pengalamannya mengenai digital marketing. Dengan adanya workshop ini dapat membantu mereka untuk menambah wawasan dan keterampilan di bidang digital marketing yang sangat relevan di era digital saat ini,” ujarnya.

Workshop ini menggabungkan teori, wawasan, serta praktik langsung. Teori disampaikan oleh tim dosen Ilmu Komunikasi yang beranggotakan Dr. Anam Miftakhul Huda, S.Kom. M.I.Kom., Mutiah, S.Sos., M.I.Kom., Ade Firmanandya, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Jauhar Wahyuni, M.I.Kom.
Wawasan diberikan dalam sharing session oleh alumni Ilmu Komunikasi UNESA tentang ragam profesi digital marketing serta kemampuan dasar yang perlu dimiliki. Peserta diberi kesempatan untuk mengaplikasikan materi yang telah didapatkan melalui sesi praktik langsung, yakni produksi konten yang kemudian mendapatkan umpan balik berupa saran pengembangan konten yang lebih baik.
Jihan, seorang peserta mengaku semakin bersemangat ketika mendapatkan pemahaman dan pengalaman baru dari kegiatan ini. Ia mengaku awalnya sering membuat konten di media sosial, tetapi masih asal dalam produksinya dan belum didasari oleh tahapan-tahapan yang benar.
“Di workshop ini aku akhirnya menemukan hal yang sebenarnya cocok di diriku, yaitu menjadi digital creator karena informasi yang disampaikan membuatku semakin tertarik menekuni bidang tersebut,” ujarnya [erz, 2024].
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA