Mengembangkan Konten dan Kampanye Lapangan bersama Program Agen HiFi Indosat
ikom.fisipol.unesa.ac.id., Tuban — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya
(UNESA), Zauja Hannan A, menjalani masa magang di Indosat Ooredoo Hutchison
Tuban melalui program Agen HiFi. Program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa
untuk terlibat langsung dalam pengembangan konten promosi serta kampanye
pemasaran lapangan yang menyasar masyarakat secara luas.
Salah satu kegiatan yang dijalani
adalah pembuatan video promosi produk HiFi Indosat yang berlokasi di MI
Islamiyah P2A Tuban pada 2–3 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari
upaya Indosat dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan internet
berbasis rumah dan pemanfaatannya di lingkungan pendidikan.
Dalam proses produksi, Hanna
memulai dengan melakukan survei lokasi. Ia kemudian mengembangkan konsep
berdasarkan arahan mentor magang sebelum melakukan pengambilan gambar di area
sekolah. Pengambilan footage dilakukan di sejumlah titik, disertai
wawancara dengan pihak sekolah yang menjadi agen HiFi Indosat.
Selama proses tersebut, Hanna
juga mendokumentasikan momen interaksi siswa dari tingkat SD hingga SMP yang
turut berpartisipasi. Anak-anak tampak antusias sambil membawa produk HiFi dan
dengan semangat meneriakkan, “Indosat HiFi Air!”. Suasana ini memperlihatkan
pendekatan komunikasi yang dekat dan partisipatif dalam penyampaian pesan
promosi.
Selain fokus pada produksi video,
Hanna turut terlibat dalam kampanye jalanan yang dilaksanakan pada 26 Agustus
2025. Kampanye ini bertujuan memperkenalkan fitur SATPAM (Satuan Anti-Spam
dan Anti-Scam), layanan Indosat yang dirancang untuk melindungi pengguna
dari berbagai bentuk penipuan digital.
(Kampanye jalanan Indosat
memperkenalkan fitur SATPAM guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap
ancaman spam dan penipuan digital. Dok/Hanna)
Berbeda dari kampanye berskala
besar, kegiatan ini dilakukan secara sederhana dengan menyasar titik-titik
keramaian. Hanna bersama tim Indosat berjalan menyusuri jalan utama dan
berhenti di beberapa lokasi untuk menyampaikan pesan kampanye secara langsung
kepada pengguna jalan.
Berbagai atribut promosi
digunakan, seperti papan bertuliskan “Gak Lagi Pusing Ditelepon Nomor Asing”,
“#NomorModus No More”, “IM3 Dilindungi SATPAM”, dan “Aman dari Spam Call”.
Selain itu, terdapat banner bertuliskan “Dengan SATPAM Terlindungi dari Penipuan
Digital. Nomor Modus? No More!” yang menarik perhatian masyarakat.
Keterlibatan langsung dalam
kampanye lapangan ini memberikan pengalaman praktis bagi Hanna, khususnya dalam
konsentrasi Marketing Communication. Pengalaman tersebut menunjukkan
bahwa komunikasi pemasaran tidak hanya mengandalkan strategi digital, tetapi
juga membutuhkan interaksi langsung untuk membangun kesadaran publik.
Melalui program magang ini, Hanna
memperoleh gambaran menyeluruh mengenai praktik komunikasi pemasaran, mulai
dari perencanaan konten hingga pelaksanaan kampanye di lapangan. Pengalaman
tersebut menjadi bekal awal baginya untuk terus mengembangkan kompetensi di
bidang komunikasi dan pemasaran.
Penulis: Zauja Hanna (Ilmu Komunikasi,
2023)
Editor: Putri Nailah Amelia, 2025
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA