PKM Serasehan Kebangsaan di Desa Pesanggrahan, Mojokerto Guna Perkuat Pemahaman Demokrasi dan Komunikasi Kebangsaan

ikom.fish.unesa.ac.id, MOJOKERTO―Pada Minggu, 29 Juli 2024 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengadakan Sarasehan Kebangsaaan bertema 'Penguatan Nilai-Nilai Pancasila, Pendidikan Politik dan Demokrasi Melalui Digital Leadership' di Desa Pesanggrahan, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan Sarasehan Kebangsaan ini menjadi salah satu skema kegiatan pengabdian penugasan LPPM untuk mengangkat desa Pancasila oleh UNESA, yang salah satunya ialah Desa Pesanggrahan. Kegiatan Sarasehan Kebangsaan merupakan kegiatan lanjutan dari desa Pancasila UNESA dari tahun 2023.
Tim PKM tersebut terdiri dari Mi'rojul Huda, S.IP., M.IP. sebagai ketua tim pengusul, Esa Putra Bayu Gusti G.P, S.S., M.A. dan Jauhar Wahyuni, M.I.Kom. sebagai pemateri dalam Sarasehan Kebangsaan yang disambut baik oleh Lurah Desa Pesanggrahan, Moh. Afif, S.Sos. Pemilihan desa Pancasila oleh UNESA didasarkan pada keberagaman, kerukunan serta nilai-nilai Pancasila yang ada di dalam kehidupan masyarakat Desa Pesanggrahan.
Materi yang dibawakan dalam acara Sarasehan Kebangsaan ini adalah Komunikasi Kebangsaan. Materi tersebut bertujuan untuk penguatan serta memberikan pemahaman demokrasi kepada masyarakat Desa Pesanggrahan. Salah satu cara agar dapat terjadinya penguatan demokrasi ialah melalui komunikasi yang positif antar masyarakat. Salah satu cara membentuk komunikasi yang positif ialah dengan menghadapi hoax dengan memilah konten-konten yang belum terverifikasi kebenarannya di media, serta lebih informatif agar lebih mengedukasi masyarakat.
Pada situasi saat ini, yaitu mendekati Pilkada 2024, memilih konten yang belum terverifikasi sangat baik dilakukan agar konsep kerukunan di Desa Pesanggrahan tetap berjalan dengan baik. Melalui PKM ini, harapannya masyarakat Desa Pesanggrahan lebih memperhatikan isu-isu yang ada selama Pilkada 2024 berlangsung. Jangan sampai konten-konten isu tentang pasangan calon (paslon) yang ada selama Pilkada 2024 nantinya dapat memecah belah solidaritas yang telah terbentuk selama ini. Konten media yang ada harus diverifikasi dan digali lebih dalam lagi kebenarannya melalui media yang valid dalam membahas paslon.
Selanjutnya, besar harapan melalui pelaksanaan program ini agar Desa Pesanggrahan dapat terus berkembang menjadi desa Pancasila yang selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat memberikan efek positif bagi desa sekitarnya. Selain itu, melalui PKM ini pula menjadi bukti yang menunjukan bahwa UNESA peduli terhadap nilai-nilai Pancasila dan demokrasi, serta budaya yang menguatkan nilai-nilai demokrasi [nvn, 2024].
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA