SATERA, Tim Mahasiswa UNESA, Perkuat Citra dan Digitalisasi Perpustakaan Medayu Agung
ikom.fisipol.unesa.ac.id., SURABAYA—Program Studi Independen menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk meningkatkan citra sekaligus berkontribusi dalam gerakan digitalisasi. Melalui program ini, mahasiswa belajar strategi komunikasi digital serta kreativitas dalam menghadirkan konten digital dan non-digital untuk membangun citra Perpustakaan Medayu Agung di mata masyarakat.
Kelompok SATERA, yang menjadi pelaksana program, terdiri dari lima mahasiswa: Aisy Naa’ila Khairunnisa, Ishfa Wahyu Nur Fahima, Sasmita Kusumaningtyas, Arreza Qoriatul Jannah Al Habsy Bil Faqih, dan Callista Safira Ananta. Tugas mereka meliputi penyusunan ide, perencanaan kegiatan perpustakaan, penataan media sosial, pengambilan video, dokumentasi, hingga penyuntingan konten edukatif di akun Instagram perpustakaan.
Program berlangsung selama empat bulan, mulai 12 Agustus hingga 12 Desember 2025. Pada tahap awal, tim mengidentifikasi sejumlah permasalahan, seperti tampilan Instagram yang tidak beraturan, palet warna yang tidak konsisten, konten edukasi yang kaku, kurangnya dokumentasi kegiatan, serta minimnya pemanfaatan tren digital. Setelah observasi mendalam, kelompok SATERA menyusun perencanaan konten, memproduksi materi visual, merancang kegiatan non-digital, dan memilih palet warna yang sesuai dengan citra perpustakaan.
Dalam penguatan citra dan digitalisasi, kelompok SATERA menghadirkan konten edukatif berupa Reels dan Feeds Carousel dengan bahasa dan gaya yang dekat dengan anak muda. Pada feeds carousel, konsistensi elemen visual dan palet warna membuat konten mudah dikenali, sementara konten Reels diberi nama “Archistory” untuk menegaskan fokus edukasi tentang bangunan bersejarah di Surabaya, sehingga memiliki ciri khas tersendiri bagi perpustakaan.
Dokumentasi kegiatan langsung, seperti Pameran Koleksi, diunggah dalam bentuk foto feeds, Instagram Story live report, recap, serta after movie di YouTube. Selain itu, tim juga membuat konten promosi sebelum pameran serta konten on-the-spot berupa wawancara pengunjung.

Kelompok SATERA juga menginisiasi program diskusi “Ruang Kata” yang dilaksanakan pada 18 Oktober dan 30 November 2025. Tim bertanggung jawab pada sesi konten dan dokumentasi kegiatan, sambil melakukan koordinasi rutin dengan mentor setiap awal bulan untuk merancang strategi dan konten bulan berikutnya.
Program Studi Independen memberikan mahasiswa pengalaman nyata dalam strategi konten digital dan penguatan citra sebuah institusi. Mahasiswa dapat menghubungkan teori kampus dengan praktik lapangan, sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi digitalisasi dan pengembangan citra Perpustakaan Medayu Agung.
Penulis: Tim Satera (Ilmu Komunikasi, 2023)
Editor: Zakariya Putra Soekarno, 2025
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA