Bagai Hidup Dalam Film, Begini Kisah Fadina Zahra Menjalani International Internship di KBRI Canberra

ikom.fish.unesa.ac.id, SURABAYA―Fadina Zahra, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) angkatan 2020, mendapat kesempatan mengikuti program international internship di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Canberra, Australia melalui program Unesa Global Mobility Awards (UGMA) 2024 Batch 1. Fadina kini tengah menjadi guru pendamping di St. Clare of Asisi Primary School, sebuah sekolah yang terletak di daerah ibu kota Australia. Di sana, ia berperan untuk memperkenalkan bahasa serta budaya Indonesia.
“Melalui keikutsertaanku dalam ajang international internship di KBRI, aku diarahkan untuk mengajar BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) di sekolah karena kerjasamanya dinaungi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Di sini, mereka memerlukan pengajar bahasa Indonesia karena sebelumnya pengajar bahasa Indonesia bukanlah seorang WNI,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sistem pendidikan di sana sangat efektif bagi perkembangan siswa karena terdapat jam istirahat di setiap sesi pergantian mata pelajaran. “Di sini beberapa sekolah mewajibkan primary students (TK-SD) untuk belajar bahasa Indonesia. Ke depannya, pelajaran bahasa Indonesia akan menjadi mata pelajaran peminatan untuk jenjang high-senior students,” tambahnya.

Selain itu, Fadina juga mengaku bahwa ia sempat mengalami gegar budaya selama di Canberra, salah satunya adalah karena perbedaan cuaca yang signifikan. “Masih beradaptasi dengan cuaca di sini, karena terbiasa dengan kondisi cuaca Surabaya yang panas, sedangkan di sini kalau malam hari bisa mencapai suhu 4 derajat celcius. Lingkungan di sini sepi banget, beda dengan Indonesia yang selalu ramai. Orang-orangnya di sini juga ramah sekali, mereka tidak hanya sekadar menyapa tetapi juga menanyakan kabar seperti how’s your day atau how’s going,” ujar Fadina.
Fadina merasa senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti international internship melalui program UGMA 2024 yang diselenggarakan oleh UNESA. “I believe it will be a wonderful journey di usiaku yang masih tergolong muda, yaitu 20 tahun. Sejauh ini belum ada duka yang aku rasakan, cause i feel like living in a movie here. The view, the people, definitely cinematic!” tutupnya [irn & astr, 2024].
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA