Belajar Memperkuat Identitas Brand melalui Media Sosial, Ini Perjalanan Studi Independen Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA di Prior

ikom.fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA―Tim Studi Independen (SI) kami terdiri dari Adelia Dwi Angelica, Muhammad Syukron, Happy Jonathan, Muhammad Alam Cokro, dan Ruth Vanya Octaviany. Kami adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA angkatan 2022, di mana dua orang dari kami merupakan mahasiswa konsentrasi Marketing Communication dan tiga orang lainnya merupakan mahasiswa konsentrasi Manajemen Media Massa.
Ketika teman-teman lain telah mendapatkan mitra Studi Independen (SI), kami berlima masih belum menemukan pilihan yang tepat. Beruntung, dosen kami memberikan rekomendasi untuk berkolaborasi dengan Prior, sebuah brand tas lokal yang sedang berkembang. Selain itu, alasan lain yang membuat kami tertarik untuk menjalankan program Studi Independen di sana adalah karena adanya media sosial Prior yang terlihat menarik.
Selama menjalankan Studi Independen di Prior, kami menyaksikan langsung bagaimana proses membangun dan memoles sebuah brand agar sesuai dengan target pasar. Ilmu yang kami dapatkan ini sangat berkaitan dengan mata kuliah branding, fotografi, serta perilaku konsumen dan gaya hidup masyarakat. Namun melalui praktik langsung, kami memahami konsep-konsep tersebut secara lebih mendalam dan aplikatif.
Salah satu tugas kami adalah mengambil foto produk berbagai jenis tas yang diproduksi Prior untuk kebutuhan e-commerce. Kegiatan ini menuntut ketelitian tinggi, mulai dari memastikan detail tekstur bahan, warna, hingga pencahayaan agar hasil foto terlihat sempurna. Proses ini kami jalani dengan serius namun tetap terasa menyenangkan.
Selain itu, kami juga membuat video unboxing produk, sebuah pengalaman baru melatih kreativitas kami dalam menghasilkan video singkat tetapi tetap menarik dan informatif. Tak berhenti di sana, kami juga berkesempatan untuk menangani photo shoot untuk series tas terbaru Prior. Proses ini menjadi salah satu pengalaman paling berkesan karena bekerja sama dengan tim yang sangat menyenangkan.
Kami menganut visi work life balance, di mana hal ini didukung oleh owner Prior yang tidak banyak menuntut dalam pengerjaan tugas. Semua tugas dikerjakan dengan serius namun tetap terasa menyenangkan dan produktif.
Selain tugas fotografi, kami juga bertanggung jawab menciptakan konten untuk akun Instagram Prior. Kami mencoba menghadirkan ide-ide segar yang sedikit berbeda dari konsep konten Prior, tetapi tetap relevan dengan identitas brand. Dari sini, kami belajar banyak tentang pentingnya media sosial dalam memperkuat branding sebuah brand dan bagaimana menentukan strategi yang tepat dalam membangun hubungan baik dengan konsumen.
Tujuan utama kami menjalani Studi Independen di Prior adalah untuk mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat di dunia profesional, terutama dalam hal branding. Sepanjang pengalaman ini, kami belajar banyak, mulai dari teknik branding, fotografi produk, hingga memahami cara kerja media sosial dan perilaku konsumen.
Salah satu hal yang paling berkesan adalah bagaimana kami dapat belajar dan bekerja dalam suasana yang profesional tetapi tetap menyenangkan. Setiap kegiatan yang kami lakukan, mulai foto produk hingga membuat konten media sosial, terasa memberikan makna dan ilmu baru yang akan sangat berguna di masa depan.
Pengalaman Studi Independen di Prior mengajarkan kami bahwa branding bukan sekadar upaya promosi, tetapi juga seni membangun hubungan yang kuat dengan konsumen. Kami berharap, apa yang telah kami pelajari selama ini dapat menjadi bekal berharga untuk perjalanan karier profesional kami di masa depan.
*** Reporter: Angelica dkk, SIM Prior 2024
Editor: astr, 2024
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA