Ciptakan Produktivitas Tanpa Gadget, Inilah Cerita Studi Independen Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA di Kampung Lali Gadget

ikom.fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA―Delapan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA angkatan 2024 bagikan cerita dan pengalamannya selama menjadi program MBKM Studi Independen Mandiri di Kampung Lali Gadget (KLG). Program ini dilaksanakan selama 1 (satu) semester. Pengalaman ini merupakan bentuk konversi mata kuliah Marketing Communication yang diterapkan secara praktis.
Anggota kelompok Studi Independen di Kampung Lali Gadget (KLG) tersebut terdiri dari Maulana Syahputra, Juang Perwira Bakti, Lutfiya Dwi Anggita, Lu’luatus Saadah, Intan Della Puspita, Nancy Afresya Harien M., Khezia Nabiil Naviisah, dan Cindy Sekar Ayu Karlina.
Kampung Lali Gadget (KLG) merupakan kampung tematik yang berada di Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Kampung Lali Gadget (KLG) juga merupakan sebuah destinasi edukatif yang bertujuan untuk membantu anak-anak dan remaja mengurangi ketergantungan pada teknologi. Prodi Ilmu Komunikasi UNESA bekerja sama dengan Kampung Lali Gadget dengan mewadahi delapan mahasiswa tersebut untuk melakukan Studi Independen Mandiri.
Program ini di mulai pada awal September 2024 dengan menawarkan kesempatan bagi mahasiswa untuk ikut serta dalam kegiatan yang bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif tanpa ketergantungan berlebih pada gadget.
Selain itu, Kampung Lali Gadget (KLG) termasuk dalam desa wisata dengan inovasi yang bertujuan untuk melestarikan budaya, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan membangun masa depan yang lebih baik melalui pemanfaatan permainan tradisional dan pendidikan merdeka.
Dalam menjalani Studi Independen, mereka tergabung dalam tim konten promosi dan fasilitator. Mereka juga berkesempatan untuk turut andil dalam berbagai acara, mulai dari skala kecil seperti pelayanan bermain dan workshop, hingga skala besar seperti kompetisi antar SD se-kabupaten Sidoarjo yang rutin diadakan setiap tahun oleh Kampung Lali Gadget (KLG).
Pengalaman tersebut diakui telah sesuai dengan mata kuliah konversi yang mereka peroleh di semester 5, di antaranya mata kuliah Branding melalui tugas memproduksi konten promosi Kampung Lali Gadget (KLG). Kedua, mata kuliah Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE), di mana mereka berkesempatan untuk terlibat dalam penyelenggaraan acara. Selanjutnya, mada mata kuliah Excellent Service, di mana mereka juga terampil memberikan pelayanan pada pengunjung baik dalam permainan tradisional maupun workshop.
Salah satu acara besar di Kampung Lali Gadget (KLG) yang mereka jalani yaitu acara Elingpiade atau 'eling permaianane dewe'. Kegiatan tersebut merupakan pertandingan permainan tradisional yang rutin diadakan setiap tahunnya dan diikuti oleh siswa SD se-kabupaten Sidoarjo.
Elingpiade 2024 kali ini diadakan pada 28 September 2024 dan menjadi pengalaman berharga dalam program Studi Independen yang mereka jalani. Mereka turut andil menjadi panitia berbagai divisi, seperti divisi acara, divisi fasilitator pos permainan, hingga divisi dekorasi dan dokumentasi.
Khezia, salah satu peserta Studi Independen mengungkapkan bahwa pengalaman Studi Independen di Kampung Lali Gadget (KLG) sangat asyik. "Program ini merupakan kesempatan untuk belajar mengedukasi anak-anak. Peserta Studi Independen juga mendapatkan pembekalan materi agar selama menjadi fasilitator, kami diharapkan mampu menjalankan kegiatan dengan cara yang efektif, sehingga setiap anak dapat terlibat aktif dan menikmati permainan di Kampung Lali Gadget."
Di samping itu, mereka juga membagikan pengalaman yang mengesankan selama menjalani Studi Independen di Kampung Lali Gadget (KLG), yakni bermain dan belajar bersama anak-anak dari berbagai latar belakang. Ada tantangan tersendiri di setiap pengalaman yang mereka alami, seperti melayani ratusan anak, memandu anak-anak yang hiperaktif, hingga bermain bersama anak-anak berkebutuhan khusus.
Tentunya seluruh rangkaian kegiatan yang mereka ikuti cukup menguras tenaga dan mental. Meskipun begitu, mereka mengaku mulai membiasakan hal tersebut dengan melatih keterampilan serta belajar untuk lebih mampu mengontrol emosi, sehingga dapat melayani pengunjung dengan baik.
Reporter: Lutfiya dkk, SIM Kampung Lali Gadget 2024
Editor: astr, 2024
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA