Ikuti Program Pertukaran Mahasiswa di Universitas Lambung Mangkurat, Sabrina Dapatkan Pengalaman Komunikasi Lintas Budaya

ikom.fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA—Sabrina Zalsabillah Wahab, mahasiswi Ilmu Komunikasi UNESA angkatan 2022, tengah menjalani pengalaman berharga dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Mandiri. Selama enam bulan, mulai Agustus 2024 hingga Januari 2025, Sabrina mengikuti perkuliahan di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.
Keputusan Sabrina untuk mengikuti PMM Mandiri oleh Prodi Ilmu Komunikasi UNESA didorong oleh keinginannya untuk menjelajahi tempat baru dan merasakan pengalaman merantau yang sesungguhnya. “Saya ingin keluar dari zona nyaman dan merasakan bagaimana rasanya kuliah di luar pulau,” ujar Sabrina.
Selama di Banjarmasin, Sabrina mengikuti tujuh mata kuliah yang beragam, yaitu Sosiologi Komunikasi, Komunikasi Keluarga, Pengembangan Personalitas, Teknik Lobi dan Negosiasi, Komunikasi Pemerintahan, Komunikasi Bisnis serta Cyber Journalism.
Meskipun kegiatan perkuliahannya serupa dengan yang ia jalani di UNESA, namun suasana belajar di ULM memberikan pengalaman yang berbeda. “Ruangan kelasnya sangat luas sehingga dapat diisi oleh 100 mahasiswa dan dosen menggunakan mic untuk mengajar kita,” ungkapnya.
Perbedaan budaya juga menjadi tantangan tersendiri bagi Sabrina. Selain harus menyesuaikan diri dengan bahasa Banjar, ia juga merasakan perbedaan waktu yang membuatnya sedikit terganggu. “Di Banjarmasin lebih cepat satu jam, jadi jam biologiku agak kacau,” tambahnya. Tantangan lain yang dihadapi Sabrina adalah kesulitan untuk untuk membangun keakraban dengan teman sekelas karena seringnya pergantian kelas.
Namun, di balik tantangan tersebut, Sabrina juga menemukan banyak hal menarik, salah satunya adalah kesempatan untuk bertemu dengan banyak orang baru. Berkat konten TikTok yang ia buat, Sabrina berhasil mendapatkan banyak teman baru di ULM, termasuk teman sekelasnya.
Selain itu, pengalaman menjadi panitia Jambore Nasional Generasi Hijau 2024 juga menjadi momen yang tak terlupakan. Sabrina berkesempatan bertemu dengan berbagai tokoh penting, seperti Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan para petinggi lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Program PMM ini benar-benar membuka wawasan saya. Saya tidak hanya belajar tentang ilmu komunikasi, tetapi juga tentang budaya, sosial dan lingkungan,” tutup Sabrina [irn].
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA