Pengalaman Studi Independen Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA Menerapkan Digital Marketing di Hotel Oval hingga Atlantis Land

ikom.fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA―Perjalanan program MBKM Studi Independen (SI) di PT Granting Jaya dilakukan oleh kelompok Karya Abra yang beranggotakan tujuh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA angkatan 2022, yaitu Azzahra Devian Milasari, Fauzia Naswa Aprita, Astrid Dwi Maharani, Anindya Riandhita, Zidny Ilman Azzuradi, Moh. Ikhsanus Shobach dan Agfar Dani Noval Kurnia.
Program MBKM ini dilakukan di luar kampus selama satu semester yang wajib dilakukan oleh seluruh mahasiswa UNESA semester 5 guna menambah pengalaman soft skill dan hard skill mereka yang akan berguna di masa mendatang, serta kegiatan yang dilakukan ini merupakan bentuk implementasi mata kuliah Branding dalam konsentrasi Marketing Communication.
Awal mula kelompok Karya Abra memilih PT Granting Jaya, khususnya Hotel Oval sebagai destinasi untuk melaksanakan Studi Independen (SI) adalah melalui rekomendasi dari salah satu anggota kelompok. Mereka melihat bahwa Hotel Oval perlu melakukan optimasi penggunaan media sosial sebagai media branding dan promosi. Hotel ini menjadi tujuan mereka untuk ketiga kalinya setelah mengajukan permohonan ke beberapa mitra.
Di sana, mereka terjun dalam dunia digital marketing untuk ikut serta dalam kegiatan pemasaran melalui pembuatan konten dari Hotel Oval tersebut. Setelah mendapat persetujuan dari pihak hotel, mereka diberi kesempatan untuk terjun ke beberapa tempat yang berada di bawah PT Granting Jaya, di mana mereka mulai ikut serta dalam pembuatan konten di tiga tempat dan instansi yang berbeda.

PT Granting Jaya merupakan perusahaan yang menginisasi berdirinya Hotel Oval, Labara Cafe and Resto, serta tempat hiburan yang ada di Surabaya Timur, yakni Atlantis Land Surabaya yang terletak di daerah Kenjeran, Surabaya. Kelompok Karya Abra telah melakukan kegiatan pemasaran pada tiga bidang atau lokasi tersebut yaitu di Hotel Oval, Labara Cafe and Resto, serta Atlantis Land.
Kelompok Karya Abra memiliki misi utama untuk melakukan aktivitas pemasaran secara digital guna meningkatkan engagement, brand awareness, menjangkau target audiens yang tepat, dan memperluas pangsa pasar. Tentunya terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi oleh kelompok Karya Abra, seperti kurang menariknya konten yang diproduksi, serta kurangnya intensitas keaktifan konten yang diproduksi, sehingga hal ini berdampak pada terbatasnya minat pelanggan atau wisatawan untuk berkunjung ke infrastruktur publik di bawah naungan PT Granting Jaya tersebut.

Kehadiran mereka di sana disambut hangat oleh pihak manager, yaitu Ibu Riana Kusnandari berserta sejumlah staf lainnya. Mereka mengaku seringkali diberi masukan dan arahan terkait kegiatan pemasaran yang mereka lakukan, mulai dari pembuatan konten hingga evaluasi hasil konten.
Melalui program Studi Independen ini, kelompok Karya Abra turut merasakan adanya perkembangan signifikan, mulai dari pembuatan konten video, membuat caption dan menentukan hashtag, hingga puncaknya berdampak pada jangkauan video yang mereka buat. Pertama kali membuat konten hingga mencapai ribuan penonton, tentu saja merupakan sebuah bentuk apresiasi bagi mereka.
Dengan meningkatkan engagement PT Granting Jaya, kelompok Karya Abra telah belajar banyak dalam mengidentifikasi target audiens menggunakan data dari platform media sosial, seperti Instagram dan Tiktok melalui fitur insight atau analytics. Melalui hal tersebut pula, mereka mulai mampu memahami perilaku audiens, termasuk memproduksi konten yang relevan dan menarik.
Reporter: Naswa dkk, SIM PT Granting Jaya 2024
Editor: astr, 2024
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA