PR Apprentice Ajang Mahasiswa Asah Keterampilan Humas Lewat Proyek Nyata
ikom.fisipol.unesa.ac.id., — Bidang
kehumasan menjadi salah satu aspek penting dalam dunia komunikasi profesional.
Menyadari hal itu, Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
menghadirkan PR Apprentice, lembaga semi otonom (LSO) yang berfokus pada
pengembangan keterampilan mahasiswa di bidang Public Relations (PR).
Didirikan pada Juni 2017, PR
Apprentice menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar, berlatih, dan menerapkan
strategi komunikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui berbagai
kegiatan, organisasi ini mendorong anggotanya memahami bagaimana teori
kehumasan di kelas dapat diterapkan dalam situasi nyata.
Program kerja utama PR Apprentice
mencakup PR Class, Company Visit, dan Studi Banding dengan LSO PR dari kampus
lain. PR Class menjadi forum pembelajaran dan diskusi seputar teori serta
praktik kehumasan, sedangkan Company Visit memberi kesempatan bagi mahasiswa
untuk belajar langsung dari praktisi di perusahaan atau instansi profesional.
Sementara itu, kegiatan Studi Banding membuka ruang kolaborasi dan pertukaran
wawasan dengan mahasiswa dari universitas lain.
Melalui pendekatan berbasis
pengalaman (experiential learning),
PR Apprentice mendorong mahasiswa untuk belajar dengan cara melakukan. Dengan
begitu, anggota tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga memiliki
keterampilan praktis yang siap diterapkan ketika terjun ke industri.
Organisasi ini juga menjadi wadah
pengembangan soft skill seperti kepemimpinan, kolaborasi, dan berpikir kritis.
Melalui berbagai proyek, mahasiswa diajak belajar mengelola waktu, mengambil
keputusan strategis, serta menyesuaikan diri dengan situasi komunikasi yang
dinamis. Semua ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter komunikator
profesional yang cerdas dan beretika.
PR Apprentice terus berkomitmen
menjadi wadah pembelajaran berkelanjutan yang mendukung pengembangan potensi
mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA. Dengan pendekatan berbasis pengalaman,
mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep kehumasan, tetapi juga
mempraktikkannya sebagai calon komunikator yang tangguh dan adaptif.
Penulis: Putri Nailah Amelia, 2025
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA