Berlatar Belakang Presenter, Salsabillah dan Velita Sabet Juara 3 Lomba Announcer Tirtanium Competition 2024

ikom.fish.unesa.ac.id, SURABAYA—Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA kembali mengukir prestasi di kancah nasional. Salsabillah Claudia Larasati dan Velita Maya Andini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA angkatan 2023, berhasil meraih juara 3 dalam lomba announcer pada ajang Tirtanium Competition 2024 yang diselenggarakan oleh Tirta FM, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
Tirtanium Competition 2024 adalah serangkaian perlombaan yang berfokus pada dunia penyiaran, meliputi cabang-cabang seperti Announcer, Audio Mixing, Design, dan Podcast. Kompetisi ini berlangsung di tingkat nasional dan diselenggarakan mulai 19 April hingga 25 Mei 2024. Ajang ini menjadi wadah bagi para mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia untuk menunjukkan bakat dan keterampilan mereka dalam bidang broadcasting dan media kreatif.
Meskipun baru saja memulai perjalanan mereka di dunia perkuliahan, Salsabillah dan Velita tidak gentar untuk turut serta dalam kompetisi bergengsi ini. Bagi mereka, kompetisi ini adalah kesempatan emas untuk mengasah kemampuan, memperdalam pengetahuan, dan menguji keterampilan mereka di bidang penyiaran.
Mengikuti lomba announcer adalah pengalaman baru bagi keduanya, namun hal ini tidak mengurangi semangat mereka untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mereka memilih cabang lomba announcer karena ketertarikan yang mendalam pada dunia broadcasting dan public speaking, yang menjadi dasar bagi mereka untuk mengejar karier di industri penyiaran.
“Kami memulai persiapan dengan memilih topik yang akan kami bawakan, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan naskah. Selain itu, kami juga memilih musik yang akan dimasukkan dalam siaran, seperti intro, bridge dan outro. Persiapan ini kemudian diakhiri dengan penentuan dresscode, pengambilan video dan editing,” jelas Salsabillah.
Latar belakang mereka sebagai presenter sebenarnya menjadi tantangan tersendiri, terutama karena mereka harus menyesuaikan gaya penyampaian agar serasi satu sama lain, mengingat kompetisi ini bersifat duo.
“Beberapa hal baru kami pelajari dalam menjadi announcer, termasuk penyiapan intro, bridge dan outro. Kami juga harus melakukan penyesuaian dalam pembawaan, karena latar belakang kami sebagai presenter,” tambah Salsabillah.