Miliki Bakat Modelling Sejak Dini, Syahallah Chinta Raih Gelar Wakil 1 Jebeng Banyuwangi & Duta Bahari Banyuwangi 2024

ikom.fisipol.unesa.ac.id, SURABAYA―Syahallah Chinta Winoza, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA angkatan 2023, berhasil menorehkan prestasi gemilang sebagai Wakil 1 Jebeng Banyuwangi 2024 dan Duta Bahari Banyuwangi 2024. Ajang ini merupakan bagian dari Jebeng Thulik Banyuwangi, sebuah acara tahunan yang digelar oleh Paguyuban Jebeng Thulik Banyuwangi. Tahun ini, untuk pertama kalinya, acara tersebut masuk ke dalam kalender resmi Banyuwangi Festival (B-Fest) dan dilaksanakan pada 6 Desember 2024.
Acara Jebeng Thulik Banyuwangi memiliki peran penting sebagai wadah pencarian duta daerah Kabupaten Banyuwangi yang mencakup perwakilan dari berbagai SKPD setempat. Peserta ajang ini adalah warga asli Banyuwangi yang berusia antara 16-23 tahun. Syahallah berhasil mengalahkan finalis lainnya dan memperoleh pencapaian luar biasa setelah melalui perjuangan panjang dan penuh tantangan.
“Persiapan saya sebenarnya sudah dimulai sejak tahun lalu. Di tahun pertama saya mendaftar, saya belum berhasil masuk seleksi finalis. Tapi alhamdulillah, di tahun kedua ini saya lolos. Persiapannya cukup riweh karena harus membagi waktu antara kuliah dan seleksi,” ujar Syahallah.
Ia juga menceritakan perjuangannya yang harus pulang pergi Surabaya-Banyuwangi setiap minggu untuk mengikuti rangkaian karantina. “Itu benar-benar menguras energi. Jadi, saya harus pintar mengatur strategi supaya tidak keteteran."

Dengan latar belakang yang sudah cukup kuat di bidang modeling, Syahallah merasa pengalaman sebelumnya sebagai duta sekolah dan kampus sangat membantunya dalam kompetisi ini. Namun, ia mengaku tidak pernah menyangka akan berhasil meraih gelar Wakil 1 Jebeng Banyuwangi.
“Awalnya, masuk Top 5 saja saya sudah bersyukur karena saya dihadapkan dengan pesaing yang lebih berpengalaman. Ketika nama saya dipanggil sebagai Wakil 1, rasanya tidak percaya. Ini pencapaian yang sangat keren buat saya,” ungkapnya.
Syahallah juga mengungkap bahwa dukungan dari keluarga, teman-teman kampus, dan orang-orang terdekat sangat berpengaruh dalam perjalanannya. “Doa orang tua dan orang-orang di sekitar kita itu benar-benar berpengaruh. Saya sempat khawatir mengecewakan mereka, terutama teman-teman kampus yang datang langsung mendukung. Tapi saya percaya usaha tidak akan mengkhianati hasil,” tambahnya.
Ke depan, Syahallah berharap dapat terus berproses dan mengembangkan dirinya. “Saya ingin mengemban tugas dengan baik dan tetap menjadi Chinta yang dikenal orang-orang. Semoga ini bisa memotivasi generasi berikutnya untuk terus mencoba dan tidak menyerah dalam mengejar prestasi,” ucapnya.
Ia juga berpesan kepada teman-teman Ilmu Komunikasi UNESA untuk tidak pernah lelah dan terus berusaha. “Coba berulang kali itu bukan hal memalukan. Itu yang membuat kita kuat, dan ilmu yang kita dapat pasti akan bermanfaat di masa depan. Trust the process. We are the best!” tutupnya dengan penuh semangat [int, 2024].
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA