Piramida Terbalik: Teknik Dasar Menulis Berita
ikom.fisipol.unesa.ac.id., – Dalam dunia jurnalistik, strategi penyampaian informasi yang efisien dan efektif sangatlah diperlukan. Salah satu teknik penulisan paling mendasar yang wajib dikuasai adalah piramida terbalik (inverted pyramid). Teknik ini sudah lama menjadi pondasi utama dalam penulisan berita karena mampu menyajikan informasi secara langsung dan mudah dipahami. Teknik ini menyusun informasi dari yang paling penting hingga ke yang kurang penting.
Teknik ini memungkinkan pembaca untuk menangkap inti informasi dengan cepat, terutama dalam era digital yang serba cepat dan penuh distraksi. Teknik ini bertolak belakang dengan penulisan pada umumnya yang biasanya dimulai dari hal-hal umum ke khusus, sehingga teknik ini menjadi khas dalam dunia jurnalistik.
Dalam struktur inti, paragraf pertama yang disebut lead menjadi kunci utama karena memuat elemen-elemen penting berita seperti 5W+1H (What, Who, Where, When, Why, dan How). Setelah itu, paragraf-paragraf berikutnya menjelaskan detail tambahan, kutipan, dan latar belakang peristiwa. Dengan cara ini, pembaca bisa langsung memperoleh inti berita tanpa harus membaca seluruh isi artikel. Teknik ini terbukti efektif untuk menarik perhatian pembaca sejak awal.
Tips dan Trik menulis berita dengan teknik piramida terbalik cukup sistematis.
Tentukan sudut pandang berita (news angle)
Penulis harus menentukan sudut pandang atau news angle yang menjadi inti dari peristiwa yang diliput.
Menulis lead yang kuat
Membuat lead yang kuat dan informatif dengan menjawab pertanyaan 5W+1H.
Susun paragraf berdasarkan skala kepentingan
Menyusun paragraf berdasarkan urutan prioritas informasi, dimulai dari yang paling penting hingga yang bersifat penjelasan tambahan.
Gunakan bahasa yang jelas dan lugas
Penting untuk menggunakan bahasa yang jelas, lugas, dan bebas dari opini pribadi. Dengan langkah-langkah ini, penulis dapat menghasilkan berita yang padat namun tetap informatif.
Dengan memahami dan menguasai teknik piramida terbalik dapat melatih kemampuan berpikir kritis dalam memilah dan menyusun informasi yang relevan. Dalam praktiknya, struktur ini sangat berguna tidak hanya untuk penulisan berita di media massa, tetapi juga dalam produksi konten digital, press release, maupun laporan kegiatan.
Referensi:
Dunia Dosen. (2023). Prinsip Piramida Terbalik dalam Menulis Artikel Ilmiah. Diakses dari https://duniadosen.com/prinsip-piramida-terbalik/
Medcom OSC. (2021). Teknik Menulis Piramida Terbalik untuk Pembuatan Artikel. Diakses dari https://osc.medcom.id/community/teknik-menulis-piramida-terbalik-untuk-pembuatan-artikel-2845
Kusuma, A., dkk. (2024). Teknik penulisan berita (Kajian pustaka: Buku 4 Pilar Jurnalistik Pengetahuan Dasar Belajar Jurnalistik karya Azwar, M.Si). Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 25973–25981.
Fahera, H. Dkk. (2024). Analisis penulisan berita pada media online Kompas.com dengan struktur piramida terbalik sebagai pemanfaatan media ajar melalui TikTok di SMA. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(2), 415–421
Penulis: Yasmin Dian Ramadaniya, 2025 | Cover: Hamima Okamtiyan, 2025
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA