Program Sertifikasi Kompetensi Kerja Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA Sukses Terlaksana

ikom.fish.unesa.ac.id, SURABAYA - Pelaksanaan Program Sertifikasi Kompetensi Kerja Laboratorium Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya telah terlaksana dengan lancar pada Selasa, 19 Maret 2024 mulai pukul 08.00-15.30 WIB yang terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama merupakan uji kompetensi untuk skema Digital Retail Marketing yang dimulai pukul 08.00-12.00 WIB, sedangkan sesi kedua merupakan uji kompetensi untuk skema Digital Media Planner yang dimulai pukul 13.00-15.30 WIB. Masing-masing skema terdiri dari tes tulis dan wawancara sebagai rangkaian acara yang wajib diikuti oleh peserta. Tes tulis dan wawancara dilakukan untuk mengetahui bagaimana pemahaman dan kesiapan peserta dalam bidang yang diminati.
Demi mewujudkan efektivitas program, ruang uji dibagi menjadi 4 di antaranya Ruang GPM I5.01.01, Ruang Sidang I5.02.01, Ruang Pasca 1.I8.02, dan Ruang Pasca 2.I8.02 yang berlokasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNESA. Kegiatan ini diikuti oleh 71 peserta mahasiswa yang berasal dari latar belakang program studi yang berbeda, di antaranya S1 Ilmu Komunikasi, S1 Pendidikan IPS, dan S1 Pendidikan Geografi. Pada umumnya, Program Sertifikasi Kompetensi Kerja memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas diri (value) mahasiswa terutama dalam mempersiapkan diri mereka ketika akan terjun dalam dunia industri. Hal ini merupakan wujud realisasi dari upaya peningkatan sumber daya manusia.

Urgnsi dari program sertifikasi tersebut diungkapkan oleh Puspita Sari Sukardani, S.T., M.Med.Kom., selaku ketua pelaksana program, "Program ini dapat menambah power positioning para peserta di dunia industri. Sertifikasi yang diperoleh nantinya akan berlaku selama 3 tahun, sehingga harapannya ketika mahasiswa lulus dan telah menyelesaikan masa magangnya, sertifikasi ini dapat berguna bagi mereka ketika hendak melamar kerja di dunia industri."
Selain adanya urgensi memperkuat identitas diri dengan tersertifikasi, tentu terdapat urgensi lain yang memotivasi para peserta untuk mengikuti program sertifikasi tersebut, "Kaprodi S1 Pendidikan Geografi memberi arahan untuk penerima KIPK agar mengikuti uji kompetensi ini sekaligus didorong oleh adanya ketertarikan mengenai bisnis retail marketing, sehingga hal ini menjadi dorongan bagi saya untuk mendaftar dan ikut berpartisipasi pada kegiatan ini," ungkap Widya, peserta Program Sertifikasi Kompetensi Kerja asal program studi S1 Pendidikan Geografi.
"Para asesor juga memberikan pemaparan yang sangat jelas sehingga saya lebih paham dan siap untuk menggeluti bidang bisnis retail ini," tutupnya.

***
-astr&int