Tantangan dan Peluang Filmmaker Muda: Perspektif Kofiekom
ikom.fisipol.unesa.ac.id., SURABAYA –
Perkembangan industri film Indonesia membuka ruang bagi generasi muda untuk
berkarya, termasuk menawarkan peluang yang semakin luas bagi generasi muda,
termasuk mahasiswa. Komunitas Film Indie Komunikasi (Kofiekom) UNESA yang
selama ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA yang
aktif menyiapkan filmmaker muda agar siap terjun ke industri kreatif.
Menurut Daniya, salah satu anggota di
lab artistik, mengungkapkan setiap anggota memiliki kesempatan mengasah
keterampilan sesuai mintanya melalui pembagian divisi atau lab, mulai dari
produserial, penyutradaraan, editing, hingga artistik.
“Kalau sudah pernah menyutradarai di Kofiekom,
peluang menjadi sutradara di production house terbuka lebih besar.
Pengalaman ini jadi bekal penting sebelum masuk ke dunia film yang lebih
serius,” ungkapnya.
Selain memperluas keterampilan teknis, Kofiekom
juga aktif membangun jejaring melalui berbagai
kegiatan, salah satunya Layar Kofie. Acara tahunan ini bukan
hanya screening film, tetapi juga ajang lomba untuk filmmaker
pemula dan komunitas film di Indonesia. Dalam rangkaian kegiatan, terdapat pula
sesi mini talk atau talk show bersama pembuat film, yang tentunya memberikan
wawasan dan inspirasi langsung.
Meski di balik layar tetap ada
tantangan, seperti keterbatasan SDM dan fasilitas, yang sampai saat ini masih
menjadi bagian dari perjalanan Kofiekom. Namun, hal ini justru menjadi proses
pembelajaran yang memperkuat kreativitas mereka. Setiap produksi menjadi ruang
unttuk berlatih bekerja sama, memecahkan masalah, dan menghasilkan karya yang
memuaskan.
“Kami sebagai anak Kofiekom tetep
menjalani produksi dengan senang hati dan dibawa fun aja. Karena dengan
pengorbanan yang demikian, hasil film kami tidak pernah mengecewakan. At least
kita puas sama hasilnya, rasanya semua jerih payah udah terbayarkan,”
tambahnya.
Kofiekom juga menegaskan bahwa pintu
mereka selalu terbuka lebar untuk memberikan peluang bagi siapa saja yang ingin
mendalami dunia perfilman. Kofiekom menegaskan bahwa, komunitas ini adalah
tempat untuk mahasiswa yang ingin mencoba, berkarya, dan membuka peluang masa
depan di dunia film mulai dari nol.
Sejalan dengan komitmen tersebut, tahun
ini layar kofie akan kembali hadir pada bulan November sebagai ruang apresiasi
karya film independen dan forum berbagi pengetahuan antar sineas maupun dengan
penonton.
Reporter: Yasmin Dian R., 2025
Narasumber: Daniya (Kofiekom-Artistik)
Cover: Hamima Okamtiyan, 2025
***
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA