Belajar dari Strategi Branding Nike, Narasi Kuat Produk Melesat

ikom.fish.unesa.ac.id―Sebagai kaum muda yang hidup di era digital seperti saat ini, kerap kali kita sudah tidak asing dengan branding sebuah produk yang unik, menarik, dan persuasif. Hal tersebut membuat kita ingin membeli produk tersebut dengan cepat atau istilah anak zaman sekarang adalah FOMO (Fear of Missing Out). Tetapi bukan itu yang ingin kita bahas, melainkan salah stau teknik branding yang dilakukan oleh salah satu brand olahraga yang sangat mendunia dan dapat dipastikan semua orang pasti mengenal produk ini. Brand dengan produk olahraga, terutama sepatu, yang masih digandrungi oleh berbagai kalangan, apalagi kalau bukan brand NIKE yang sukses menciptakan sebuah arus branding baru dengan mengelaborasikan konsep promosi dengan narasi.
Teman-teman pasti heran, apa hubungan antara brand NIKE, branding dan narasi. Dalam ilmu komunikasi, kita sudah tidak asing dengan salah satu teori yang berkorelasi erat dengan narasi, yakni Narrative Paradigm atau Paradigma Naratif. Nah, apa sih maksud dan penjelasan dari teori tersebut? Singkatnya dalam Teori Paradigma Naratif menjelaskan bahwa sifat dasar manusia adalah pendongeng dan semua yang kita komunikasikan terhadap sesama adalah sebuah cerita yang kita distribusikan kepada lawan bicara, serta dalam teori tersebut pula menjelaskan bagaimana seseorang dapat membuat sebuah cerita yang padu dan masuk akal untuk bisa dipercaya oleh khalayak umum.
Sampai sini kita bisa melihat benang merah bahwa brand NIKE memanfaatkan sebuah strategi branding yang dibungkus dengan sebuah narasi yang membuat calon pembeli mendapatkan inovasi melalui narasi yang diceritakan oleh brand NIKE. Kita bisa lihat dari beberapa iklan brand NIKE yang sudah ada, salah satunya adalah iklan berjudul “Bo Knows” yang menampilkan BO Jackson dan bagaimana dia berjuang untuk bisa menjadi seorang atlet yang baik di dua cabang olahraga yang berbeda, yakni sepak bola dan bisbol. Selain itu brand NIKE juga sangat sering menginspirasi dan memotivasi khalayak dengan menampilkan kisah atlet-atlet yang berjuang untuk mencapai prestasi dan kemenangan, seperti Michael Jordan dan Serena Williams.
Dari iklan, campaign dan branding yang mereka suguhkan kepada publik, tentu telah menciptakan nilai-nilai kuat yang melambangkan esensi merek NIKE, seperti semangat juang, prestasi, inovasi, dan keberanian. Hal inilah yang membuat kita melihat brand NIKE sebagai sebuah brand olahraga yang dapat menyertai dan mengakomodasi kita untuk bisa mencapai sebuah keberhasilan, kemenangan, atau bahkan prestasi.
Referensi:
Nandiwardhana, Anargha. (2020). “Nike: Rahasia Penguasa Pasar Olahraga”. Retrieved from medium: https://kumparan.com/anargha-nandiwardhana/nike-rahasia-penguasa-pasar-olahraga-1tfAjs49rbl. Diakses pada: 16 Juli 2024.
Adil. (2023). “Bedah Branding Ala Brand Nike, Strategi Marketing Paling Efektif di Dunia”. Retrieved from medium: https://bithourproduction.com/blog/bedah-branding-ala-brand-nike/. Diakses pada: 16 Juli 2024.
Putri, Vanya. (2024). “Teori Paradigma Naratif, Pengertian dan Contohnya”. Retrieved from medium: https://www.kompas.com/skola/read/2024/05/20/100000769/teori-paradigma-naratif--pengertian-dan-contohnya. Diakses pada: 16 Juli 2024.
***
Author: Andras (PR Apprentice)
Editor: astr, 2024
Cover: Allisa (PR Apprentice)
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA