Dari Pertahanan Belanda hingga Tempat Nongkrong: Benteng Van den Bosch Dulu dan Kini

ikom.fisipol.unesa.ac.id,—Peninggalan bersejarah selalu punya daya tarik tersendiri. Mereka bukan sekadar bangunan tua, tetapi juga saksi bisu perjalanan sebuah bangsa. Salah satunya adalah Benteng Van den Bosch, yang berdiri kokoh di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Dibangun pada tahun 1839 oleh pemerintah Hindia Belanda di bawah pimpinan Jenderal Johannes van den Bosch, benteng ini menjadi bagian penting dalam sejarah pertahanan Belanda di Jawa.
Arsitektur dan Keunikan Benteng
Benteng Van den Bosch punya desain yang cukup menarik. Jika diperhatikan, ada kombinasi antara arsitektur khas Eropa dan elemen tropis yang membuatnya tetap nyaman meski di iklim panas. Dindingnya tebal dan tinggi, jelas dirancang untuk menahan serangan. Di dalamnya, ada barak tentara, gudang amunisi, hingga ruang tahanan.
Lokasinya juga tidak sembarangan. Benteng ini berdiri di dekat pertemuan Sungai Bengawan Solo dan Sungai Madiun, yang pada masa itu menjadi jalur penting dalam pergerakan pasukan dan logistik. Dari sini, Belanda bisa mengawasi lalu lintas sungai dan mengontrol wilayah sekitar.
Tempat Wisata Sejarah yang Instagramable
Sekarang, Benteng Van den Bosch bukan lagi sekadar bangunan tua dengan sejarah panjang. Banyak orang datang kesini untuk menikmati suasana klasiknya. Bangunannya memang sudah termakan zaman, tapi justru itu yang membuatnya menarik. Dinding yang mulai lapuk, jendela besar yang terbuka lebar, dan lorong-lorong sepi memberi kesan dramatis yang cocok untuk fotografi.
Ada juga kafetaria di dalam area benteng, jadi pengunjung bisa bersantai sambil menikmati secangkir kopi hangat. Tidak sedikit juga yang datang ke sini untuk sekadar menikmati udara segar dan suasana yang berbeda dari tempat wisata modern.

Masih Berfungsi Hingga Sekarang
Meskipun sudah lama berdiri, Benteng Van den Bosch ternyata masih punya fungsi hingga saat ini. Selain jadi tempat wisata, benteng ini masih digunakan oleh militer untuk latihan dan beberapa kegiatan tertentu. Ini membuktikan bahwa bangunan bersejarah tidak hanya bisa dikenang, tetapi juga tetap bisa dimanfaatkan tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.
Benteng ini adalah saksi bisu banyak peristiwa besar, tapi kini ia juga menjadi tempat bagi banyak orang untuk menemukan cerita baru. Mungkin Anda salah satunya? Pernahkah Anda mengunjungi Benteng Van den Bosch? Bagaimana kesan Anda saat berada di sana? Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar!
***
Penulis: Pradyna Erza Ramadhani (Ilmu Komunikasi, 2023)
Editor: Zakariya Putra Soekarno, 2025
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA