Kontribusi PT PLN Terhadap Pembangunan Berkelanjutan dan Dampak Positifnya bagi Indonesia

ikom.fisipol.unesa.ac.id―Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan adalah komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan meningkatkan kualitas hidup karyawan, komunitas lokal, dan masyarakat luas. Bagi PLN sebagai BUMN, komitmen ini terwujud melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, program TJSL tidak hanya berfokus pada bantuan langsung tetapi juga pendampingan dan peningkatan keterampilan masyarakat untuk menciptakan nilai bersama (creating shared value).
Mendukung Pendidikan dan Peduli Lingkungan
Program TJSL PLN mendukung pencapaian 16 tujuan SDGs dengan fokus pada tiga bidang utama, yakni pendidikan, lingkungan, dan pengembangan UMKM. Di bidang pendidikan, PLN memberikan dukungan seperti program beasiswa, internet pintar, perpustakaan, dan sekolah informal, yang telah memberikan manfaat kepada 22.295 penerima dan menyerap 975 tenaga kerja. Di bidang lingkungan, PLN melaksanakan program penyediaan sarana air bersih, pelestarian flora dan fauna, serta pemanfaatan sampah menjadi energi. Program ini memberikan dampak kepada 48.909 penerima manfaat dan menyerap 2.542 tenaga kerja.
Mendorong Pertumbuhan UMKM dan Inovasi FABA
PLN melalui program Rumah BUMN dan inisiatif lainnya mendukung pengembangan kapasitas dan kompetensi pelaku usaha. Program ini memberikan bantuan kepada 21.239 penerima manfaat dan menciptakan 3.418 lapangan kerja baru. Secara keseluruhan, berbagai kegiatan TJSL PLN berhasil menjangkau 235.499 penerima manfaat serta menyerap 11.782 tenaga kerja. Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa PLN akan terus melanjutkan program TJSL untuk mendukung ekonomi masyarakat dan menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan, memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi bangsa dan negara.
Salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh PLN adalah keterlibatan UMKM serta komunitas yang dikelola oleh masyarakat sebagai penerima manfaat. PLN menunjukkan fokusnya pada pemberdayaan UMKM dan komunitas melalui pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dengan mengolah FABA menjadi produk bernilai ekonomis yang dapat digunakan untuk mendukung infrastruktur lokal. Program ini dijalankan di beberapa PLTU seperti Tanjung Jati B, Asam Asam, Suralaya, dan Ombilin. FABA diolah menjadi produk seperti batako, paving, beton pracetak, dan campuran pupuk silika, yang mengurangi limbah sekaligus memberikan manfaat ekonomi. Dengan adanya program pemanfaatan FABA, masyarakat di sekitar PLTU mendapatkan akses ke infrastruktur yang lebih baik dan peluang ekonomi baru, seperti pembangunan jalan dan renovasi rumah.
Tantangan dan Solusi: Menghadapi Kendala dengan Inovasi
Program CSR PLN menghadapi tantangan, termasuk regulasi yang berkembang, keterbatasan teknologi dan infrastruktur, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang manfaat FABA. Untuk mengatasi ini, PLN membentuk kemitraan dengan pemerintah, menginvestasikan dana dalam teknologi pengolahan FABA, dan mengadakan program edukasi serta pelatihan bagi masyarakat. PLN juga mengembangkan berbagai produk berbasis FABA, melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, serta memberikan insentif finansial bagi pelaku usaha yang terlibat dalam pemanfaatan FABA.
Membangun Masa Depan yang Lebih Baik: Kontribusi Berkelanjutan untuk Indonesia
Program CSR PLN tidak hanya berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan pengembangan infrastruktur. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak dan penerapan solusi inovatif, PLN menunjukkan komitmen terhadap prinsip bisnis berkelanjutan yang bertumpu pada pilar ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola. Dukungan berkelanjutan dan peningkatan program CSR sangat penting untuk masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia. PLN telah membuktikan bahwa dengan inisiatif yang tepat, berbagai masalah sosial dapat diatasi, sehingga upaya untuk terus mendukung dan mengembangkan program-program CSR harus terus dilakukan demi mewujudkan dampak positif yang lebih besar dan berkelanjutan.
Referensi:
Anisatul Umah. 2021. “Punya Nilai Ekonomi, Ini Cara PLN Manfaatkan Limbah Batu Bara.” CNBC Indonesia, March.
Anon. n.d. “LAPORAN-KEBERLANJUTAN-CSR-PT-PLN-Persero-2022.Pdf.”
PT PLN (Persero). 2023. “Program TJSL PLN Terbukti Berdampak Positif Berkelanjutan, Berdayakan 327.942 Masyarakat Dan Ciptakan Lebih Dari 18 Ribu Tenaga Kerja.” Siaran Pers, June.
PT PLN (Persero). n.d. “CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR).” PT PLN (Persero). Retrieved (https://web.pln.co.id/sustainability/corporate-social-responsibility-csr).
Rompas, Tanya. 2023. “Program TJSL PLN Terbukti Berdampak Positif Berkelanjutan.” ManadoPost.Id, June.
*** Author: Arifah (PR Apprentice)
Editor: astr, 2024
Cover: Juan (PR Apprentice)
Laboratorium Ilmu Komunikasi UNESA